Skip to main content
Iklan

Indonesia

Jokowi ‘akhirnya’ PSI, deklarasi terang-terangan sudah jadi anggota sejak Oktober 2025

Mantan presiden memperlihatkan kartu keanggotaannya saat menghadiri Rakorda di Bandung. Ia juga membacakan identitas dan nomor yang tercantum pada kartu tersebut.

Jokowi ‘akhirnya’ PSI, deklarasi terang-terangan sudah jadi anggota sejak Oktober 2025

Presiden ke-7 RI Joko Widodo mengungkap dirinya telah menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025. (Dok. PSI)

28 Sep 2026 10:18AM (Diperbarui: 28 Sep 2026 10:41AM)

BANDUNG: Joko Widodo ternyata telah menjadi anggota Partai Solidaritas Indonesia (PSI) sejak 14 Oktober 2025, hampir setahun sebelum mengungkap status keanggotaannya secara terbuka. Presiden ke-7 Indonesia itu kini menunjukkan Kartu Tanda Anggota (KTA) PSI miliknya dan meminta tidak ada lagi pihak yang meragukan posisinya di partai yang dipimpin putranya, Kaesang Pangarep. 

Jokowi diwartakan Kompas memperlihatkan KTA tersebut saat menghadiri Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) DPD PSI Kota Bandung di Grand Pasundan, Jalan Peta, Sabtu (26/9).

"Bahwa saya itu sudah masuk menjadi keluarga besar PSI sejak 14 Oktober 2025. Sudah setahun yang lalu. Banyak yang enggak percaya, saya sekarang buka saja kartu anggota saya ini," ujar Jokowi.

Pernyataan itu disambut kader PSI yang meneriakkan namanya dan seruan "Hidup Jokowi".

Jokowi kemudian berdiri dan memperlihatkan kartu keanggotaannya kepada peserta acara.

"Masih kurang jelas? masih kurang jelas? Nih saya tunjukkan," katanya.

Ia turut membacakan identitas dan nomor keanggotaan yang tercantum pada KTA tersebut.

"Sekarang saya bacakan di sini. Tertulis nama, Jokowi Widodo. Nomor keanggotaan, saya bacakan ya. Nomor keanggotaan saya S 337220257777777," tuturnya.

Deretan angka tujuh pada nomor keanggotaannya bahkan membuat Jokowi mengaku heran.

"Saya enggak tahu kenapa tujuhnya banyak sekali," ucapnya.

Dengan menunjukkan KTA, Jokowi meminta statusnya sebagai bagian dari PSI tidak lagi dipertanyakan.

"Jadi sudah jelas semuanya ya. Jangan sampai ada meragukan bahwa saya ini sudah menjadi keluarga besar PSI," kata Jokowi.

Ia kemudian berbicara mengenai posisi PSI dalam politik nasional. Menurut Jokowi, status sebagai partai baru tidak menghalangi PSI untuk mulai diperhitungkan oleh kekuatan politik lain.

"Karena meskipun PSI ini partai baru, tetapi sekarang ini sudah banyak yang ketakutan," terangnya.

PSI sebelumnya sejak 2025 menyampaikan akan memiliki sosok Ketua Dewan Pembina yang disebut dengan inisial "Mr J".

Sekretaris Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, menanggapi isu Jokowi bakal menempati posisi Ketua Dewan Pembina PSI. Dia mengaku berharap Jokowi menduduki posisi tersebut, tetapi meminta publik menunggu keputusan resmi partai.

“Kalau maunya saya sih, mau, gitu. Jadi tunggu aja, mungkin dalam waktu dekat. Pokoknya entar teman-teman media pasti diajakin untuk sama-sama menyaksikan,” ujarnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan