Skip to main content
Iklan

Indonesia

Jenazah dua pendaki Singapura ditemukan, Gunung Dukono yang masih erupsi sulitkan evakuasi

Jenazah dua pendaki Singapura ditemukan, Gunung Dukono yang masih erupsi sulitkan evakuasi

Tim Basarnas menggunakan drone untuk menemukan pendaki yang hilang di Gunung Dukono, Maluku Utara. (Basarnas)

10 May 2026 01:10PM (Diperbarui: 10 May 2026 01:14PM)

Dua pendaki asal Singapura yang hilang usai erupsi Gunung Dukono, Maluku Utara, dikonfirmasi meninggal dunia dalam pencarian Minggu (10/5).

Kepala tim SAR Ternate sekaligus Koordinator Misi Pencarian (SMC), Iwan Ramdani, mengatakan tim SAR menemukan kedua jenazah di sekitar bibir kawah dan evakuasi tengah dilakukan saat ini.

“Evakuasi jenazah masih terkendala oleh erupsi yang terus terjadi dan cuaca buruk,” ujar Iwan, seraya menambahkan bahwa hujan sedang turun di lokasi, seperti dikutip dari Reuters.

Iwan mengatakan, wilayah di sekitar kawah masih diselimuti oleh abu vulkanik. Dia memerintahkan tim SAR untuk menghentikan sementara proses evakuasi, menunggu situasi memungkinkan.

"Mereka (tim SAR) masih hold di masing-masing pos karena cuaca buruk, saya perintahkan berlindung dulu," kata Iwan kepada CNA.

Kedua pendaki Singapura ini ditemukan dalam pencarian hari ketiga yang mengerahkan sekitar 150 personel gabungan TNI, Polri, Basarnas dan relawan. Iwan mengatakan, fokus pencarian pada hari ini dilakukan sekitar 100-150 meter dari bibir kawah.

Sebelumnya, tim SAR telah menemukan tas yang diduga milik kedua para pendaki Singapura yang hilang, yaitu Heng Wen Qiang Timothy, 30, dan Shahin Muhrez bin Abdul Hamid, 27.

Pada Sabtu (9/5), tim SAR berhasil mengevakuasi jenazah satu pendaki Indonesia, Angel Krishela Pradita, 28.

Erupsi besar Gunung Dukono terjadi pada Jumat lalu (8/5), membuat 20 pendaki harus berlari menyelamatkan diri.  Sebanyak 17 orang berhasil dievakuasi hari itu juga, termasuk tujuh warga Singapura. Tiga lainnya dinyatakan menghilang.

Tujuh pendaki asing yang selamat dijadwalkan kembali ke Singapura pada Minggu.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Reuters/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan