Skip to main content
Iklan

Indonesia

Jangan sembarangan, ini daftar alat yang boleh dan tidak boleh dicolok ke stop kontak kereta

Imbauan ini muncul setelah viral video penumpang diduga memasak mi instan di gerbong KA Murhani. 

Jangan sembarangan, ini daftar alat yang boleh dan tidak boleh dicolok ke stop kontak kereta

Stop kontak kereta api Indonesia (Dok. KAI)

JAKARTA: PT Kereta Api Indonesia (KAI) mengingatkan penumpang agar tidak sembarangan memakai stop kontak di dalam kereta. Fasilitas itu hanya ditujukan untuk perangkat elektronik berdaya rendah, bukan alat pemanas atau perangkat listrik berdaya besar.

Imbauan tersebut disampaikan setelah viral beredar video penumpang memasak mi instan menggunakan kompor listrik di dalam kereta. Lokasi kejadian diduga berada di gerbong KA Murhani di Stasiun Tegal, Jawa Tengah.

KAI menegaskan, stop kontak di kereta tidak dirancang untuk semua jenis perangkat listrik. 

Perangkat yang diperbolehkan antara lain handphone atau HP, tablet, laptop, dan earphone. Penggunaan perangkat tersebut dinilai aman selama tidak berlebihan.

Penumpang juga diimbau memastikan pengisi daya (charger) tidak dalam kondisi panas dan segera mencabutnya setelah baterai terisi penuh.

Sebaliknya, perangkat dengan daya besar atau menghasilkan panas tidak boleh dicolokkan ke stop kontak kereta. Perangkat tersebut mencakup pengering rambut (hair dryer), catokan rambut, pemasak nasi (rice cooker), teko listrik, kompor listrik, kipas angin, dan alat lain dengan elemen pemanas lain.

KAI menjelaskan, perangkat-perangkat itu memiliki konsumsi daya besar dan dapat memicu kelebihan beban atau overload.

Penumpang juga dilarang mengisi daya powerbank langsung melalui stop kontak kereta karena berisiko membebani sistem listrik.

Penggunaan perangkat berdaya besar secara bersamaan dapat mengganggu kelistrikan kereta secara keseluruhan. Jika terjadi overload, sistem kelistrikan berpotensi mengalami gangguan atau trip.

Kondisi tersebut dapat menyebabkan padamnya fasilitas utama seperti AC kereta dan penerangan, sehingga mengganggu kenyamanan dan keselamatan penumpang.

Selain itu, penggunaan alat berdaya tinggi dapat menimbulkan panas berlebih pada instalasi listrik, korsleting, hingga risiko kebakaran di dalam ruang tertutup.

KAI berharap masyarakat memahami batasan penggunaan listrik di dalam kereta dan tidak melakukan tindakan yang berpotensi mengganggu operasional serta keselamatan perjalanan.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew (ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan