Jam malam diberlakukan, siswa di Aceh dilarang keluar rumah setelah pukul 10
Peraturan juga merujuk pada ajaran agama Islam, terutama nilai yang terkandung dalam Alquran Surat Al-Furqan ayat 47, serta contoh dari Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya tidur lebih awal dan bangun pagi.
BANDA ACEH: Untuk mengatasi masalah kenakalan remaja yang semakin meresahkan, Dinas Pendidikan Aceh baru-baru ini mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang melarang siswa berada di luar rumah setelah pukul 22.00 WIB.
Kebijakan ini bertujuan untuk mengendalikan aktivitas anak-anak di malam hari dan mendorong mereka untuk lebih fokus pada kegiatan positif.
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Marthunis, menjelaskan bahwa SE dengan nomor 400.3.8/5936 Tahun 2025 tersebut mengatur pengendalian aktivitas siswa di malam hari.
"Malam hari harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk beristirahat dan melakukan kegiatan yang bermanfaat," ungkap Marthunis, seperti dilansir dari Serambinews.com, Selasa (6/5)
Menurut Marthunis, kebijakan ini merupakan bagian dari upaya untuk membentuk kebiasaan hidup teratur di kalangan pelajar, yang tidak hanya sesuai dengan nilai-nilai agama, tetapi juga dengan amanat Qanun Aceh mengenai penyelenggaraan pendidikan.
Selain itu, kebijakan ini juga sejalan dengan program nasional yang fokus pada penguatan karakter anak-anak.
Lebih lanjut, Marthunis juga meminta orang tua untuk memastikan anak-anak mereka tetap berada di rumah setelah pukul 22.00 WIB, kecuali dalam keadaan mendesak dan diiringi dengan pendampingan.
"Orang tua diharapkan lebih aktif berinteraksi dengan anak-anak, mengajak mereka untuk terlibat dalam kegiatan positif di malam hari, seperti belajar atau diskusi keluarga," tambahnya.
Surat Edaran ini juga merujuk pada ajaran agama Islam, terutama nilai yang terkandung dalam Alquran Surat Al-Furqan ayat 47, serta contoh dari Rasulullah SAW yang menekankan pentingnya tidur lebih awal dan bangun pagi. Dengan dasar tersebut, Pemerintah Aceh berkomitmen untuk menanamkan nilai-nilai religiusitas dalam kehidupan sehari-hari para siswa.
Marthunis menegaskan bahwa Dinas Pendidikan Aceh tidak hanya berfokus pada peningkatan prestasi akademik siswa, tetapi juga pada pengembangan karakter yang kuat dan disiplin waktu, yang akan mendukung masa depan mereka.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.