Skip to main content
Iklan

Indonesia

Panggilan ke layanan kesehatan mental JakCare melonjak 4 kali lipat dalam setahun

Layanan gratis ini dapat diakses 24 jam lewat JAKI dan 0800-1500-119, dengan dukungan psikolog klinis dalam tiga shift.

Panggilan ke layanan kesehatan mental JakCare melonjak 4 kali lipat dalam setahun

Tampilan layanan konseling gratis JakCare (Dok. Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA: Permintaan layanan kesehatan mental di Jakarta melonjak tajam dalam setahun terakhir. 

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mencatat layanan konseling gratis JakCare menerima 20.419 panggilan sejak Mei 2025 hingga Juni 2026, dengan jumlah pengguna pada tahun ini meningkat 4,17 kali lipat dibandingkan periode Mei hingga Desember 2025.

"Layanan kesehatan mental berupa JakCare telah menerima 20.419 panggilan sepanjang Mei 2025 sampai dengan Juni 2026," kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) DKI Jakarta Atika Nur Rahmania dalam konferensi pers realisasi APBD Triwulan II Tahun Anggaran 2026 di Balai Kota Jakarta, Rabu (22/7), diwartakan Antara.

JakCare merupakan layanan konseling kesehatan mental gratis yang dapat diakses melalui aplikasi JAKI maupun saluran telepon 0800-1500-119. Layanan ini ditujukan bagi masyarakat yang mengalami stres, tekanan hidup, hingga berbagai persoalan emosional.

Layanan tersebut beroperasi selama 24 jam dengan dukungan psikolog klinis profesional yang bekerja dalam tiga shift setiap hari. JakCare juga terhubung dengan rumah sakit jiwa, puskesmas, dan layanan ambulans darurat untuk penanganan lanjutan jika diperlukan.

JakCare juga terintegrasi dengan Unit Layanan Terpadu Perlindungan Perempuan dan Anak (KTPA) serta berkoordinasi dengan Dinas Sosial, Dinas Pemberdayaan, Perlindungan Anak dan Pengendalian Penduduk (PPAPP), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar), hingga Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Diskominfotik) untuk menangani situasi darurat.

PENGGUNA DARI LUAR JAKARTA IKUT MENINGKAT

Atika mengatakan lonjakan tersebut menunjukkan semakin banyak masyarakat yang menyadari pentingnya menjaga kesehatan mental dan tidak lagi ragu mencari bantuan ketika menghadapi persoalan psikologis.

Ia juga mengungkapkan hampir seperempat pengguna layanan berasal dari luar Jakarta. Dari total 20.419 panggilan yang diterima, sebanyak 24,6 persen berasal dari masyarakat di luar ibu kota.

"Hal ini menunjukkan perhatian masyarakat terhadap kesehatan mental semakin baik," sebut Atika.

Ia menilai tingginya jumlah panggilan juga mencerminkan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan yang disediakan pemerintah.

"Kalau panggilannya tinggi ke kanal yang disediakan pemerintah, artinya warga mulai percaya dengan layanan yang diberikan pemerintah," tuturnya

Atika menambahkan tingginya penggunaan JakCare, termasuk oleh masyarakat di luar Jakarta, menunjukkan layanan tersebut semakin dikenal dan dirasakan manfaatnya.

JakCare terbuka bagi siapa saja, baik masyarakat yang mengalami gangguan kesehatan mental maupun mereka yang membutuhkan teman bicara untuk mengatasi stres, kecemasan, atau persoalan emosional lainnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew(da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan