Industri otomotif Indonesia 'meriang', penjualan mobil ambruk, terendah dalam setahun terakhir
Penjualan wholesales anjlok sebesar 27,8 persen secara bulanan.
JAKARTA: Industri otomotif Indonesia menghadapi tantangan serius pada April 2025.
Berdasarkan data terbaru dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dilansir dari CNBC Indonesia, Rabu (14/5), penjualan mobil dari pabrikan ke diler (wholesales) hanya mencapai 51.205 unit sepanjang bulan tersebut. Angka ini menjadi yang terendah sepanjang tahun ini, bahkan dalam 12 bulan terakhir.
Dari total tersebut, sebanyak 40.333 unit merupakan kendaraan penumpang, sementara 10.872 unit sisanya berasal dari segmen kendaraan komersial.
Penurunan penjualan ini cukup drastis jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Pada Maret 2025, penjualan wholesales masih mencatatkan angka 70.895 unit. Artinya, terjadi penurunan tajam sebesar 27,8 persen secara bulanan (month-on-month).
Tren ini juga kontras jika dibandingkan dengan awal tahun. Pada Januari 2025, penjualan mencapai 61.932 unit, sedangkan Februari mencatat 72.336 unit. Dengan hasil April yang mengecewakan, total penjualan mobil selama Januari hingga April 2025 hanya berjumlah 256.368 unit.
Penurunan ini mengakhiri tren positif yang telah berlangsung sejak Mei 2024, di mana penjualan bulanan rata-rata berada di atas 70.000 unit.
Terakhir kali penjualan berada di bawah 50.000 unit terjadi pada April 2024, yakni hanya 48.764 unit. Setelah itu, pasar sempat menunjukkan pemulihan sebelum kembali tertekan bulan lalu.
Meski pasar sedang melemah, Toyota tetap memimpin pasar dengan total penjualan wholesales mencapai 85.032 unit sepanjang empat bulan pertama 2025. Di posisi kedua ada Daihatsu dengan 43.883 unit.
Merek-merek lainnya yang juga menempati posisi lima besar adalah Honda (25.336 unit), Mitsubishi Motors (21.272 unit), dan Suzuki (18.319 unit).
PENJUALAN RITEL JUGA MELEMAH
Tak hanya dari sisi wholesales, penjualan ritel — yaitu dari diler ke konsumen akhir — juga menunjukkan tren negatif. Pada April 2025, tercatat hanya 57.031 unit mobil yang terjual ke konsumen, menjadikannya bulan dengan penjualan ritel terendah tahun ini.
Sebagai perbandingan, penjualan ritel pada Januari mencapai 64.029 unit, Februari 69.872 unit, dan Maret 76.582 unit. Secara kumulatif, total penjualan ritel selama Januari hingga April 2025 hanya mencapai 267.514 unit, atau turun sekitar 7,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.