Skor 78, Indonesia berada di papan bawah ranking IQ dunia
Rendahnya angka IQ Indonesia diduga disebabkan oleh stunting yang berdampak pada tingkat kecerdasan.
JAKARTA: Rata-rata tingkat kecerdasan (IQ) Indonesia dilaporkan hanya berada pada urutan 130 menurut data World Population Review 2022 dari 199 negara.
Rendahnya tingkat IQ ini diduga disebabkan oleh stunting yang memperlambat pertumbuhan otak anak-anak, yang pada akhirnya berdampak pada kecerdasan.
"Stunting membawa dampak pada kurangnya kecerdasan, menyebabkan defisit pertumbuhan otak, sehingga kemampuan intelektualnya tidak optimal. Kita boleh bersedih, tetapi tidak perlu minder meskipun IQ kita masih di angka 78 dengan peringkat ke-130," kata Kepala Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Hasto Wardoyo, akhir pekan lalu pada peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-31 di Semarang.
Hasto dikutip Kompas meminta agar masyarakat Indonesia tidak berkecil hati dengan skor IQ 78 tersebut.
Ia menjelaskan bahwa kualitas sumber daya manusia (SDM) saat ini tidak hanya diukur dengan indeks pembangunan manusia (HDI) tetapi juga dengan indeks modal manusia (HCI).
Lebih lanjut, Hasto mengungkapkan bahwa peringkat HCI Indonesia masih relatif rendah.
Selain itu, kemampuan intelektual kategori keterampilan tinggi (high skill) di Indonesia juga masih rendah.
Menurutnya, sebagian besar penduduk Indonesia cenderung menguasai keterampilan menengah (medium skill) atau pekerjaan fisik yang lebih menguras tenaga, seperti tenaga kasar dan pembantu rumah tangga.
Pemerintah akan terus berupaya untuk mencegah dan menangani stunting guna meningkatkan IQ di Indonesia dan mengejar ketertinggalan tersebut.
Adapun negara-negara yang berada di urutan 10 besar IQ tertinggi di dunia antara lain Jepang, Taiwan, Singapura, Hong Kong, China, Korea Selatan, Belarus, Finlandia, dan Liechtenstein.
Di Asia Tenggara, rata-rata IQ Indonesia berada di urutan paling bawah dibandingkan dengan 9 negara anggota ASEAN lainnya.
Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini