Skip to main content
Iklan

Indonesia

Imbang melawan Bahrain, PSSI: Wasit Ahmed Al-Kaf ‘rampok’ kemenangan Timnas Indonesia

Wasit asal Oman itu tidak kunjung menyudahi pertandingan hingga Bahrain menyamakan kedudukan pada menit 90+9.

Imbang melawan Bahrain, PSSI: Wasit Ahmed Al-Kaf ‘rampok’ kemenangan Timnas Indonesia
Pemain timnas Indonesia dan Bahrain terlibat perselisihan seusai pertandingan kontroversial putaran ketiga kualifikasi Piala Dunia 2026 melawan Bahrain, di Stadion Nasional Bahrain, Riffa, Bahrain, 10 Oktober 2024. (Reuters/Hamad I Mohammed)
11 Oct 2024 08:20AM (Diperbarui: 11 Oct 2024 01:54PM)

MANAMA: Timnas Indonesia bermain imbang 2-2 saat menghadapi tuan rumah Bahrain dalam laga putaran ketiga Kualifikasi Piala Dunia 2026, Kamis (10/10) malam WIB.

Hasil ini diwarnai kontroversi terkait kepemimpinan wasit Ahmed Al-Kaf yang memicu kemarahan PSSI.

Indonesia sempat unggul 2-1 hingga penghujung laga.

Dua gol 'Garuda' dicetak oleh Ragnar Oratmangoen dan Rafael Struick.

Namun, situasi berubah saat pertandingan memasuki waktu tambahan. Meski wasit menetapkan waktu tambahan selama enam menit, laga tak kunjung disudahi, hingga Bahrain berhasil menyamakan kedudukan pada menit 90+9.

Anggota Komite Eksekutif PSSI, Arya Sinulingga, mengungkapkan kekecewaannya terhadap wasit asal Oman itu.

Ia menilai kemenangan Indonesia telah dirampok oleh keputusan kontroversial sang wasit.

"Sakit hati banget, seperti dirampok kemenangannya," ujar Arya kepada Kumparan.

"Tampaknya permainan sengaja dibiarkan berlangsung lebih lama, seolah menunggu Bahrain mencetak gol. Sangat menyedihkan," kecamnya.

Pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae Yong, naik pitam atas keputusan wasit tersebut.

Menurutnya, kepemimpinan Ahmed Al-Kaf penuh dengan keputusan kontroversial yang menguntungkan Bahrain.

"Kedua tim bermain maksimal hingga peluit akhir, tapi saya harus menyoroti keputusan wasit yang memalukan. Jika AFC ingin maju, keputusan wasit seperti ini perlu diperbaiki," kritik pelatih berkebangsaan Korea Selatan itu pada konferensi pers setelah pertandingan.

Protes keras juga datang dari para pemain Indonesia, termasuk Shayne Pattynama, serta ofisial tim.

Manajer Timnas Indonesia, Sumardji, bahkan diganjar kartu merah akibat memprotes kepemimpinan wasit.

Shin Tae Yong menegaskan bahwa keputusan wasit yang membiarkan pertandingan berjalan lebih dari waktu tambahan resmi membuat para pemain Indonesia marah.

"Jika Anda menonton pertandingan, pasti bisa memahami kenapa pemain kami marah. Tambahan waktu enam menit, tapi laga berlangsung lebih dari sembilan menit," tambahnya.

Setelah laga ini, Timnas Indonesia akan melanjutkan perjuangan untuk lolos ke Piala Dunia 2026 menghadapi China di Stadion Qingdao, China, pada Selasa (15/10).

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan