Skip to main content
Iklan

Indonesia

Jokowi bertolak ke Dubai untuk amankan investasi buat IKN

Perusahaan pengembang Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia, disebut-sebut sebagai calon investor asing pertama IKN.

Jokowi bertolak ke Dubai untuk amankan investasi buat IKN
Presiden Joko Widodo (Facebook/Joko Widodo)

JAKARTA: Presiden Joko Widodo (Jokowi) dijadwalkan akan mengunjungi Dubai, Uni Emirat Arab, pada 15 - 16 Juli untuk membahas minat investasi lanjutan dari bos Emaar Properties, Mohamed Ali Rashed Alabbar, di proyek Ibu Kota Nusantara (IKN).

Menteri BUMN Erick Thohir akan mendampingi Kepala Negara dalam kunjungan ini, yang jika berhasil, akan menjadikan perusahaan pengembang itu sebagai investor asing pertama di IKN.

"Hari Senin, Presiden Jokowi akan pergi ke Dubai bersama Pak Erick," kata Pelaksana Tugas Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), Basuki Hadimuljono, kepada detikFinance akhir pekan lalu.

Alabbar dikenal sebagai pengusaha terkemuka Uni Emirat Arab yang membangun Burj Khalifa, gedung tertinggi di dunia, dan Dubai Mall, salah satu mal terbesar di dunia.

Bisnisnya meliputi tidak hanya sektor properti tetapi juga e-commerce, logistik, dan ritel.

Dia juga mengontrol Americana Group, perusahaan makanan terbesar di Timur Tengah.

Basuki menjelaskan bahwa sebelumnya Alabbar telah mengekspresikan minatnya untuk membangun pusat keuangan di IKN, mirip dengan Sudirman Central Business District (SCBD) di Jakarta.

Namun, OIKN masih belum mengetahui jumlah investasi yang akan disuntikkan oleh Emaar Properties.

Letter of Intent (LoI) untuk pembangunan IKN juga belum ditandatangani oleh perusahaan itu.

"Belum, belum. Nilai investasinya juga belum ditentukan, makanya kunjungan ke Dubai oleh Pak Erick untuk menandatangani kesepakatan itu," tambahnya.

Jokowi mengungkapkan dalam acara groundbreaking di IKN bulan Juni lalu, bahwa ketika Alabbar berkunjung ke Indonesia, dia memperkenalkan sejumlah destinasi wisata terkemuka di Indonesia, diikuti dengan kunjungan ke IKN.

"Dia langsung komit, tetapi saya tidak akan menyebutkan angkanya sebelum ditandatangani. Saya tidak ingin berbicara sebelum semuanya resmi. Yang jelas, investasinya sangat besar, Insya Allah pada bulan Juli, penandatanganan kesepakatan investasi ini akan dilakukan di Abu Dhabi atau Dubai," kata Jokowi.

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan