Hari Lingkungan Hidup, air Sungai Citarum mendadak jadi biru, ada apa?
Ditemukan pula ikan-ikan yang mabuk dan mengambang di permukaan air.
JAKARTA: Ironis. Saat Pemerintah Kabupaten Karawang memperingati Hari Lingkungan Hidup, air Sungai Citarum justru berubah warna menjadi biru tosca pada Sabtu (21/6).
Fenomena ini menimbulkan kekhawatiran warga, terutama karena ditemukan pula ikan-ikan yang mabuk dan mengambang di permukaan air.
Perubahan warna mencolok tersebut terlihat jelas pada siang hari, terutama di aliran sungai yang berada di bawah Jembatan Telukjambe hingga ke wilayah Adiarsa Barat, Karawang, Jawa Barat.
Menurut pemberitaan Kompas.com, kejadian serupa bukan yang pertama terjadi. Dalam beberapa tahun terakhir, Sungai Citarum pernah berubah warna menjadi merah saat musim hujan dan menghitam saat kemarau panjang.
LIMBAH PABRIK KERTAS PENYEBAB UTAMA
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karawang, Iwan Setiawan, mengonfirmasi bahwa perubahan warna air Sungai Citarum disebabkan oleh limbah pabrik milik PT Pindo Deli Pulp and Paper Mills 1, yang merupakan bagian dari grup Sinar Mas.
"Terjadi perubahan air Sungai Citarum menjadi berwarna biru yang diakibatkan oleh air limbah dari PT Pindo Deli 1," ujar Iwan melalui pesan singkat, Minggu (22/6)
Menurut penjelasan pihak perusahaan, saat kejadian berlangsung, PT Pindo Deli 1 tengah memproduksi kertas berwarna biru. Limbah cair dari proses produksi tersebut memang sudah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL). Namun, pigmen warna biru disebut belum sepenuhnya terurai.
"Belum sepenuhnya bisa menguraikan pigmen warnanya sehingga masih menghasilkan warna biru ketika dibuang ke Sungai Citarum," jelas Iwan.
DLH Karawang telah melaporkan insiden ini kepada DLH Provinsi Jawa Barat. Pasalnya, kewenangan pemberian sanksi dan pengawasan lanjutan berada di tingkat provinsi.
Sementara itu, Humas PT Pindo Deli, Andar Tarihoran, juga mengonfirmasi bahwa pada 21 Juni 2025, pabrik beroperasi seperti biasa sesuai jadwal, dan memang sedang memproduksi kertas biru.
Sebagai bentuk tanggung jawab awal, perusahaan mengklaim telah menampung sementara limbah berwarna biru di kolam darurat agar tidak langsung mengalir ke sungai.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.