Skip to main content
Iklan

Indonesia

Harga eceran rokok dipastikan naik tahun 2025, berapa?

Keputusan untuk mengerek harga dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek termasuk kesehatan masyarakat.

JAKARTA: Kementerian Keuangan memastikan akan menaikkan harga jual eceran (HJE) minimum rokok tahun depan.

Harga Jual Eceran dilansir dari Bloomberg Technoz didefinisikan sebagai harga penyerahan pedagang eceran kepada konsumen terakhir yang di dalamnya sudah termasuk cukai, yang wajib tertera pada pita cukai.

Direktur Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan Askolani mengungkapkan penyesuaian harga eceran rokok dilakukan tanpa merubah besaran tarif cukai hasil tembakau (CHT) rokok.

"Mengenai HJE dapat kami sampaikan bahwa 2025 akan dilakukan kebijakan penyesuaian harga jual eceran dari cukai rokok," sebutnya dikutip Kompas.com, Rabu (11/12).

Keputusan untuk menaikkan HJE rokok dilakukan dengan mempertimbangkan berbagai aspek, mulai dari memitigasi fenomena peralihan ke rokok murah atau down trading hingga kesehatan masyarakat.

Selain itu perkembangan industri, tenaga kerja, dan pengawasan pita cukai juga menjadi faktor-faktor pertimbangan lainnya.

Saat ini harga per bungkus Sigaret Kretek Tangan (SKT) isi 12 batang berkisar Rp12.000 hingga Rp14.000.

Diprediksi harga SKT akan naik ke kisaran Rp15.000 - Rp 17000 per bungkus isi 12 batang.

Kemenkeu akan menerbitkan dua Peraturan Menteri Keuangan (PMK), yang mengatur penyesuaian HJE rokok konvensional serta mengatur kenaikan HJE rokok elektrik.

PMK ini sudah rampung, dan rencananya bakal diterbitkan pada pekan ini.

Askolani melanjutkan pada Desember ini pola perusahaan rokok seperti tahun-tahun sebelumnya akan meminta pita cukai lebih karena mempertimbangkan pola produksi dan distribusi di awal tahun.

Pesanan pita cukai pada awal tahun diperkirakan akan mencapai 15-17 juta.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan