Skip to main content
Iklan

Indonesia

Hans Patuwo resmi ditunjuk jadi direktur utama GoTo

Hans Patuwo resmi ditunjuk jadi direktur utama GoTo

Hans Patuwo, Direktur Utama PT Goto (Dok. Goto)

JAKARTA: Hans Patuwo resmi mengambil alih kursi Direktur Utama PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) usai pemegang saham menyetujui penunjukannya dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) pada Rabu (17/12). Ia menggantikan Patrick Walujo, yang memimpin GoTo sejak 2023.

Kiprah Hans di GOTO dimulai pada 2018 ketika ia bergabung dengan Gojek sebagai Chief Operating Officer (COO), memimpin pengembangan operasional dan ekosistem mitra pengemudi, pondasi yang menopang bisnis inti perusahaan.

Pada 2021, tanggung jawab Hans meluas ke GoTo Financial. Ia dipercaya mengawasi peluncuran lini bisnis pinjaman dan penguatan ekosistem pembayaran GoPay.

Pembaruan struktur kepemimpinan dalam RUPS Juli 2025 kemudian menempatkan dirinya sebagai Presiden On-Demand Services (ODS), mengawasi operasional lintas layanan dan unit bisnis. 

"Merupakan suatu kehormatan bagi saya untuk mengemban tanggung jawab ini, dan saya ingin menyampaikan terima kasih kepada para pemegang saham, Dewan Komisaris, Jajaran Direksi, serta seluruh keluarga besar GoTo atas dukungan dan kepercayaan yang telah diberikan," kata Hans usai penunjukannya, dalam keterangan resmi.

Hans meniti karier internasional di Amerika Serikat, China, dan Singapura, termasuk sebagai Partner di firma konsultan manajemen global McKinsey and Company.

Bersamaan dengan pengangkatan Hans, pemegang saham juga meratifikasi perubahan di Dewan Komisaris dan Direksi. Pablo Malay dan Winato Kartono mundur, digantikan Andre Soelistyo dan Santoso Kartono, sementara pengunduran diri Ade Mulyana dari direksi turut disetujui.

Sebelumnya, pengunduran Patrick Walujo dari GoTo kembali memunculkan spekulasi mengenai merger antara perusahaan itu dengan Grab.

Namun Manajemen GoTo dalam keterangan resminya menyatakan bahwa perombakan ini merupakan bagian dari agenda suksesi kepemimpinan dan upaya memperkuat tata kelola perusahaan menjelang fase pertumbuhan jangka panjang berikutnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: CNA/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan