Skip to main content
Iklan

Indonesia

Gubernur terpilih Jakarta Pramono Anung siapkan program sarapan gratis

Pendanaan program sarapan gratis akan bersumber dari APBD provinsi DKI Jakarta.

Gubernur terpilih Jakarta Pramono Anung siapkan program sarapan gratis
Pekerja menyiapkan Makan Bergizi Gratis kepada siswa di dapur percobaan di Sukabumi, Jawa Barat pada 25 September 2024. (Reuters/Willy Kurniawan)

JAKARTA: Pramono Anung berencana meluncurkan program sarapan gratis setelah disumpah sebagai Gubernur Jakarta pada 7 Februari mendatang.

"Saya akan punya program sarapan pagi gratis," ungkap Pramono kepada detikNews saat bertemu dengan Rais Syuriyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) DKI Jakarta, KH Muhyidin Ishaq, di Gandaria, Jakarta Selatan, Sabtu (14/12).

Adapun rencana sarapan gratis ini pernah diutarakan oleh politisi PDI Perjuangan tersebut dalam debat kedua Pilkada Jakarta pada 27 Oktober lalu.

Program sarapan gratis ini akan dirancang sebagai pendukung inisiatif program Makan Bergizi Gratis yang akan dijalankan oleh Presiden Prabowo Subianto.

Pramono menjelaskan bahwa anggaran untuk program tersebut akan bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Jakarta.

Ia memastikan program yang diusungnya akan selaras dengan visi dan misi pemerintahan Prabowo-Gibran.

Komitmen ini muncul setelah Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, menyoroti anggaran makan bergizi gratis senilai Rp10 ribu per menu yang dinilai tidak memadai.

"Saya hitung, lho. Saya juga tukang masak kok. Ibu saya itu orang Sumatera, Bengkulu. Jadi tradisi putri pertama harus pintar masak. Alhamdulillah," kata Megawati dalam acara peluncuran buku karya Todung Mulya Lubis dan diskusi bertajuk Pilpres 2024: Antara Hukum, Etika, dan Pertimbangan Psikologis di Hotel Four Seasons, Jakarta Pusat, Kamis (12/12).

Presiden ke-5 Indonesia itu menambahkan bahwa kenaikan harga bahan pokok saat ini membuat anggaran tersebut sulit mencukupi.

“Jadi ya gitu, sorry ya Mas (Prabowo) saya mesti kritik. Lha saya bener kok. Saya suruh ibu-ibu hitung, Rp 10 ribu dapete opo tho yo,” ucap Megawati.

Ia pun berharap Presiden Prabowo mempertimbangkan ulang alokasi dana untuk program makan bergizi gratis, mengingat keluhan masyarakat terkait harga pangan yang semakin tinggi.

"Kuhitung, Rp 10 ribu toh, apa yo, apalagi sekarang harga naik. Eh, Mas Bowo, kalau dengar ini, tolong deh, suruh dihitung lagi," pungkasnya.

Dapatkan informasi menarik lainnya dengan bergabung di WhatsApp Channel CNA.id dengan klik tautan ini

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan