Skip to main content
Iklan

Indonesia

Gempar berekspansi ke Singapura, diaspora Indonesia FKMIS perluas jangkauan ke tanah air

Duta Besar Indonesia untuk Singapura Suryo Pratomo menekankan agar Gempar Singapura tidak hanya menjadi wadah perkumpulan, tetapi juga aktif dalam kegiatan nyata yang mempererat hubungan sosial antar WNI.

Gempar berekspansi ke Singapura, diaspora Indonesia FKMIS perluas jangkauan ke tanah air
Ketua Umum DPP Gempar Indonesia, Yohanes Harry Sirait (paling kanan), dan Ketua Umum Gempar Singapura, Cindy Clarissa Adriaan, menyaksikan penyerahan instrumen pelantikan dan surat keputusan pengangkatan DPLN Singapura oleh Sekjen DPP Gempar Indonesia, Petrus Sihombing, (kedua dari kanan) kepada Sekjen Gempar Singapura, Gideon Agus Nuswantoro, (paling kiri) di KBRI Singapura, Sabtu (8/3/2025). (Dok KBRI Singapura dan Gempar Indonesia)

SINGAPURA: Hubungan erat antara warga negara Indonesia (WNI) di Singapura dengan tanah air semakin terasa dalam acara pelantikan pengurus Dewan Perwakilan Luar Negeri (DPLN) Singapura Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar) di Ruang Adinata Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura, Sabtu (8/3).

Dalam acara yang disaksikan langsung oleh Duta Besar RI untuk Singapura, Suryo Pratomo, Ketua Umum DPP Gempar Indonesia, Yohanes Harry Sirait, resmi melantik Cindy Clarissa Adriaan dan jajarannya sebagai Ketua Umum Gempar Singapura.

Dalam pidato pelantikannya, Cindy menyampaikan bahwa Gempar Singapura berharap dapat menjadi jembatan bagi diaspora Indonesia di Negeri Singa yang ingin berkarya bagi tanah air tanpa harus meninggalkan tempat mereka berkarier.

Ia juga berbagi pengalamannya dalam membantu para petani di kampung halamannya di Sulawesi Utara, meski sempat menghadapi berbagai tantangan dari aparat pemerintah setempat.

Ketua Umum Gempar Indonesia DPLN Singapura Cindy Clarissa Adriaan menyampaikan pidato pelantikannya setelah disumpah dalam acara pelantikan pengurus Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar) DPLN Singapura di KBRI Singapura, Sabtu (8/3/2025). (Dok KBRI Singapura dan Gempar Indonesia)

“Melalui Gempar ini, bekerja sama dengan KBRI dan teman-teman diaspora di Singapura, saya ingin memahami bagaimana kita bisa membantu Indonesia dan memberikan dampak yang lebih besar,” tuturnya.

Yohanes Sirait menekankan bahwa generasi muda Indonesia di Singapura merupakan crème de la crème alias individu-individu terbaik yang dapat memberikan kontribusi bagi tanah air tanpa harus kembali secara fisik.

Ia menilai diaspora sebagai warga negara global tetap bisa memberikan sumbangsihnya kepada Indonesia.

Suasana pelantikan pengurus Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar) DPLN Singapura di KBRI Singapura, Sabtu (8/3/2025). (Dok KBRI Singapura dan Gempar Indonesia)

Sementara itu, Duta Besar Suryo Pratomo dalam sambutannya menyambut hangat keputusan Gempar untuk memperluas kepengurusannya hingga ke Negeri Merlion.

Gempar, menurutnya, akan memperkuat ikatan sosial antara WNI.

Dubes yang akrab dipanggil Tommy itu meminta agar Gempar Singapura tidak hanya sekadar dibentuk dan menjadi tempat kumpul-kumpul, melainkan juga dapat menghadirkan kegiatan nyata bagi diaspora Indonesia.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Singapura, Suryo Pratomo, menyampaikan sambutannya dalam acara pelantikan pengurus Generasi Muda Pembaharu Indonesia (Gempar) DPLN Singapura di KBRI Singapura, Sabtu (8/3/2025). (Dok KBRI Singapura dan Gempar Indonesia)

Ketua Umum (Leader) Forum Komunikasi Masyarakat Indonesia di Singapura (FKMIS), Selamet Gunawan Satriyo, menyebut bergabungnya Gempar sebagai bagian dari keluarga besar diaspora merupakan momen istimewa.

FKMIS yang merupakan organisasi tunggal diaspora Indonesia di Singapura, lanjut Selamet, merupakan rumah besar bagi lebih dari 30 organisasi masyarakat (ormas) yang mewakili berbagai latar belakang masyaraat Indonesia.

“Sebagai Leader, visi saya tidak hanya menjangkau diaspora Indonesia di Singapura, tetapi juga memperluas jangkauan kita hingga ke tanah air,” katanya.

Acara pelantikan yang dilanjutkan dengan diskusi kebangsaan ini turut dihadiri oleh Minister Counsellor Fungsi Penerangan, Sosial, dan Budaya (Pensosbud) KBRI, Bianca Simatupang, Sekretaris Jenderal (Sekjen) FKMIS Samuel beserta jajaran kabinetnya, Sekjen DPP Gempar Indonesia Petrus Uhir Imanto Sihombing, Bendahara Umum DPP Gempar Akuang Yap dan jajarannya, serta pimpinan ormas keagamaan dan pelajar Indonesia di Singapura.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan