Skip to main content
Iklan

Indonesia

Fantastis! 94,7% warga Jabar puas terhadap Dedi Mulyadi, 92,9% dukung program barak militer

Luar biasa tingginya angka kepuasan ini, menurut Indikator, sangat jarang diperoleh Gubernur Jawa Barat.

Fantastis! 94,7% warga Jabar puas terhadap Dedi Mulyadi, 92,9% dukung program barak militer
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menekankan pentingnya budaya sebagai dasar dalam membangun sistem pemerintahan dan kehidupan berbangsa ketika berbicara di Auditorium Gedung IX Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya (FIB) Universitas Indonesia (UI), Kampus Depok, Selasa (27/5/2025). (Dok. Humas UI)

JAKARTA: Hampir 100 hari menjabat, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mencatatkan tingkat kepuasan publik yang luar biasa tinggi.

Berdasarkan survei terbaru dari Indikator Politik Indonesia, kepuasan terhadap kepemimpinan gubernur yang akrab dipanggil KDM itu mencapai angka spektakuler yaitu 94,7 persen — tertinggi di antara seluruh gubernur di Pulau Jawa.

“Rinciannya, 41 persen responden menyatakan sangat puas dan 54 persen cukup puas. Hanya 4 persen yang kurang puas, dan tidak ada yang menyatakan tidak puas sama sekali,” ujar Burhanuddin Muhtadi, Direktur Eksekutif Indikator Politik Indonesia, saat merilis survei di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (28/5).

Survei ini dilakukan pada 12–19 Mei 2025 dengan melibatkan 3.100 responden dari enam provinsi di Pulau Jawa: DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DIY, Jawa Timur, dan Banten.

Metode yang digunakan adalah multistage random sampling dengan wawancara tatap muka. Margin of error survei berkisar antara 4,1 hingga 5 persen.

MENGAPA KDM SANGAT POPULER?

Burhanuddin menilai tingginya tingkat kepuasan terhadap Dedi Mulyadi antara lain disebabkan oleh gaya kepemimpinan yang membumi dan penggunaan media sosial secara aktif.

“Followers beliau di Facebook mencapai 12 juta, YouTube 7 juta lebih, dan Instagram 3,5 juta. Sosialisasi program-program menjadi jauh lebih efektif,” jelas Burhanuddin.

Salah satu program yang paling menyedot perhatian publik adalah pengiriman siswa bermasalah ke barak militer. Sebanyak 89,5 persen responden mengetahui kebijakan ini, dan 92,9 persen dari mereka menyatakan dukungan.

“Sebanyak 61,4 persen menyatakan setuju dan 31,5 persen sangat setuju,” ungkap Burhanuddin.

Hanya 4,9 persen responden yang tidak setuju, dan 0,8 persen sangat tidak setuju. Sisanya, 1,4 persen memilih tidak menjawab atau tidak tahu.

Selain program barak militer, Dedi Mulyadi juga mendapat dukungan luas untuk kebijakan lain, seperti:

  • Larangan study tour sekolah, didukung oleh 57,9 persen (setuju) dan 31,8 persen (sangat setuju)
  • Larangan wisuda sekolah, didukung oleh 58,4 persen (setuju) dan 29,9 persen (sangat setuju)
  • Larangan perpisahan kelulusan di hotel/gedung, didukung oleh 64 persen (setuju) dan 26,8 persen (sangat setuju)

Adapun angka kepuasan publik terhadap seluruh Gubernur di Jawa menurut survei Indikator:

  • Dedi Mulyadi (Jabar) – 94,7 persen
  • Sri Sultan HB X (DIY) – 84 persen
  • Khofifah Indar Parawansa (Jatim) – 76 persen
  • Ahmad Luthfi (Jateng) – 62 persen
  • Pramono Anung (DKI Jakarta) – 60 persen
  • Andra Soni (Banten) – 51 persen

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan