Skip to main content
Iklan

Indonesia

Tembus 5,61 Persen, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 tertinggi sejak pandemi COVID-19

Realisasi Januari-Maret mengungguli sejumlah negara besar di kawasan, meski analis menilai laju pertumbuhan bisa menghadapi tekanan pada kuartal berikutnya.

Tembus 5,61 Persen, pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal I 2026 tertinggi sejak pandemi COVID-19

Pemandangan garis langit (skyline) Kota Jakarta, Indonesia, pada 17 November 2025. (EPA/Mast Irham)

JAKARTA: Ekonomi Indonesia tumbuh 5,61 persen secara tahunan atau year-on-year (yoy) pada kuartal I 2026.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat capaian tersebut menjadi pertumbuhan tertinggi sejak pandemi COVID-19, tepatnya sejak kuartal III 2022, sekaligus melampaui realisasi kuartal sebelumnya.

Pada kuartal IV 2025, ekonomi Indonesia tumbuh 5,39 persen yoy.

Pertumbuhan pada Januari-Maret 2026 juga lebih tinggi dari ekspektasi analis dalam jajak pendapat Reuters yang memperkirakan ekonomi tumbuh 5,30 persen. 

Realisasi kuartal I 2026 juga lebih tinggi dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, ketika ekonomi tumbuh 4,87 persen yoy.

"Pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I/2026 bila dibandingkan dengan kuartal I/2025 atau secara year on year mengalami pertumbuhan sebesar 5,61 persen," ungkap Kepala BPS Amalia Adininggar Widyasanti dalam konferensi pers Rilis Pertumbuhan Ekonomi 2025 di Kantor BPS, Jakarta, Selasa (5/5).

Pertumbuhan ekonomi pada awal 2026 ditopang antara lain oleh peningkatan belanja pemerintah dan momentum lebaran. Belanja pemerintah tercatat melonjak 21,8 persen, termasuk untuk pembayaran tunjangan hari raya aparatur sipil negara (ASN) serta belanja program Makan Bergizi Gratis (MBG)

Konsumsi rumah tangga, yang menyumbang lebih dari separuh produk domestik bruto (PDB), tumbuh 5,52 persen yoy pada kuartal I 2026. Kenaikan konsumsi ikut didorong momentum Ramadan yang pada tahun ini dimulai pada pertengahan Februari.

Sementara itu, investasi tumbuh 5,96 persen, sedikit melambat dibandingkan kuartal sebelumnya yang tumbuh 6,12 persen.

Amalia memaparkan, pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I 2026 berada di atas sejumlah negara, seperti China yang tumbuh 5 persen, Amerika Serikat 2,7 persen, Malaysia 5,3 persen, Singapura 4,6 persen, dan Korea Selatan 3,6 persen.

Namun, pertumbuhan Indonesia masih berada di bawah Vietnam yang mencatat pertumbuhan ekonomi 7,8 persen pada periode yang sama.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menilai pertumbuhan 5,61 persen sebagai pencapaian penting di tengah ketidakpastian global yang masih tinggi. Menurut dia, angka tersebut menunjukkan akselerasi dibandingkan kuartal sebelumnya.

“Begitu tercapai 5,61 persen, ini prestasi yang luar biasa di tengah gejolak tekanan perekonomian global yang amat tidak menentu. Kita masih bisa tumbuh sesuai dengan target 5,61 persen dan dibandingkan triwulan IV tahun lalu kan tumbuhnya lebih cepat. Dulu 5,39 persen sekarang 5,6 persen,” ucap Purbaya. 

Purbaya menambahkan capaian itu menjadi sinyal ekonomi domestik mulai keluar dari pola pertumbuhan stagnan di kisaran 5 persen dalam beberapa tahun terakhir.

Ia menyebut Indonesia mulai lepas dari apa yang selama ini disebut sebagai “jebakan” pertumbuhan 5 persen.

“Jadi clear sekali kita sudah bisa terlepas dari kutukan pertumbuhan 5 persen. Jadi ekonomi lagi bergerak ke arah yang lebih cepat lagi,” tuturnya.

Di sisi lain, sejumlah ekonom memperkirakan laju pertumbuhan bisa melambat pada kuartal berikutnya. Analis DBS Bank Radhika Rao menilai kuartal I kemungkinan menjadi puncak laju pertumbuhan tahun ini karena aktivitas ekonomi dapat tertahan oleh tingginya harga energi dan tekanan konsolidasi fiskal.

Pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2026 sebesar 5,4 persen. Sementara itu, Bank Indonesia memperkirakan pertumbuhan ekonomi tahun ini berada di kisaran 4,9 persen hingga 5,7 persen.

Dana Moneter Internasional atau International Monetary Fund (IMF) sebelumnya menurunkan proyeksi pertumbuhan Indonesia sebesar 0,1 poin persentase menjadi 5 persen.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew (da)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan