Skip to main content
Iklan

Indonesia

Dulu bernama Raras, kini Ahmad: Viral remaja perempuan di Karawang berubah kelamin alami jadi laki-laki

Raras Setia Murti alias Ahmad Prasetio diduga mengalami Differences in Sex Development (DSD) atau gangguan perkembangan seks.

Dulu bernama Raras, kini Ahmad: Viral remaja perempuan di Karawang berubah kelamin alami jadi laki-laki
Penampakan Ahmad Prasetio dan ijazah yang menunjukkan identitas sebelumnya sebagai Raras Setia Murti. (Pojok Satu)

KARAWANG: Seorang remaja asal Kabupaten Karawang, Jawa Barat, menjadi sorotan publik setelah mengalami perubahan jenis kelamin secara alami.

Remaja tersebut, yang sebelumnya dikenal sebagai Raras Setia Murti, kini telah diidentifikasi secara medis sebagai laki-laki dan menggunakan nama baru, Ahmad Prasetio.

Peristiwa langka ini terjadi di Dusun Pandayakan, Desa Dayeuhluhur, Kecamatan Tempuran, dan telah menarik perhatian luas, baik dari masyarakat sekitar maupun warganet di media sosial.

TUMBUH SEBAGAI PEREMPUAN, BERUBAH MENJADI LAKI-LAKI

Ahmad, yang saat ini berusia 15 tahun dan duduk di bangku kelas 3 Madrasah Tsanawiyah, dilahirkan dengan kelamin yang tampak seperti perempuan.

Keluarga dan paraji (dukun beranak) yang membantu persalinannya saat itu juga menyatakan bahwa bayi tersebut adalah perempuan.

Namun, perubahan mulai terlihat sejak Ahmad berusia empat tahun. Menurut kakeknya, Sarta, perilaku cucunya sejak kecil lebih menyerupai laki-laki. Meski saat taman kanak-kanak masih mengenakan kerudung, tanda-tanda fisik dan perilaku laki-laki semakin terlihat seiring bertambahnya usia.

“Waktu lahir dia perempuan, tapi pas PAUD kelaminnya berubah. Perilakunya juga seperti laki-laki,” kata Sarta kepada Viva, Kamis (22/5).

Perubahan itu semakin nyata ketika Ahmad menginjak usia remaja.

Menurut Sarta, cucunya mulai memiliki jakun, suara yang berat, tidak memiliki payudara, serta tumbuh organ kelamin laki-laki.

"Tapi lama-lama kayak kelihatan ada perubahan, apalagi pas masuk SMP, tumbuh itunya (buah dan batang zakar)," ucap Sarta.

Berdasarkan pemeriksaan medis terbaru pada bulan puasa tahun ini, dokter menyatakan bahwa Ahmad memang tidak memiliki rahim dan secara internal memiliki organ reproduksi laki-laki.

Sejak itu cara berpakaian Ahmad pun berubah, termasuk mencopot kerudung yang sebelumnya ia pakai.

DIDUGA ALAMI GANGGUAN PERKEMBANGAN SEKS

Kondisi yang dialami Ahmad diduga merupakan Differences in Sex Development (DSD) atau gangguan perkembangan seks.

Ini adalah kondisi langka di mana perkembangan kromosom, gonad, atau anatomi seksual seseorang tidak sesuai dengan definisi biner laki-laki atau perempuan.

Ahmad kini tinggal bersama kakek-neneknya, Sarta dan Jeneng, yang selama ini menjadi pengasuh utama setelah ditinggal sang ibu sejak lahir.

Dalam dokumen administrasi terbaru, seperti akta kelahiran dan kartu keluarga, jenis kelamin Ahmad telah diperbarui menjadi laki-laki.

“Akte, KK-nya sudah diganti. Alhamdulillah, anaknya juga enggak minder, tetap tegar,” ujar sang kakek.

Dinas Kesehatan Kabupaten Karawang menyatakan telah menindaklanjuti kasus ini dengan menurunkan tim medis dari puskesmas setempat untuk memeriksa kondisi Ahmad.

Ia juga direncanakan akan dirujuk ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung untuk penanganan lanjutan.

Humas RSUD Karawang, Luthfi, mengatakan bahwa secara medis, pasien telah diidentifikasi sebagai laki-laki.

Pihak rumah sakit menyebut tindakan operasi korektif bisa dilakukan di RSHS, tergantung kesiapan keluarga.

“Hari ini pasien datang kembali untuk pemeriksaan lanjutan. Dari hasil observasi dokter urologi, ditemukan adanya testis pada pasien,” terang Luthfi.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan