Skip to main content
Iklan

Indonesia

Drama tumbler hilang berakhir damai: Pasutri Alvin-Anita minta maaf, petugas Argi tidak dipecat

Anita Dewi mengakui sikapnya dalam menyikapi insiden tersebut “tidak bijak” dan melukai banyak pihak.

Drama tumbler hilang berakhir damai: Pasutri Alvin-Anita minta maaf, petugas Argi tidak dipecat
Kasus viral tumbler hilang hingga memunculkan isu petugas KAI dipecat berakhir damai. (Instagram/commuterline)

JAKARTA: Kisruh hilangnya sebuah tumbler milik penumpang yang sempat mengguncang jagat media sosial tanah air akhirnya menemukan titik damai. 

Pasangan suami istri Alvin Harris dan Anita Dewi muncul memberikan klarifikasi dan menyampaikan permintaan maaf setelah unggahan mereka membuat nama seorang petugas KRL, Argi Budiansyah, terseret dan ramai diberitakan seolah dipecat.

Dalam video permintaan maaf yang mereka unggah setelah akun Instagram kembali dibuka untuk publik, Alvin dan Anita mengakui kesalahan mereka. 

“Kami meminta maaf sebesar-besarnya, khususnya kepada saudara Argi dan semua pihak yang terdampak akibat ucapan dan perbuatan kami,” ujar keduanya. 

Anita, dengan kepala tertunduk, menambahkan bahwa sikap mereka dalam menyikapi insiden tersebut “tidak bijak” dan melukai banyak pihak.

Kisruh ini bermula dari unggahan Anita di Threads @anitadwdl tentang hilangnya tumbler Tuku yang ia tinggalkan di gerbong khusus wanita KRL rute Tanah Abang–Rangkasbitung. 

Setelah melapor ke petugas keamanan Stasiun Rawa Buntu, cooler bag miliknya ditemukan lengkap dan difoto petugas—termasuk tumbler yang belakangan hilang. 

Namun ketika diambil keesokan hari di Stasiun Rangkasbitung, tumbler tersebut sudah tidak ada. Unggahan Anita pun viral dan menyeret nama Argi yang menerima barang temuan tersebut pada malam kejadian.

MEDIASI BERJALAN DI KANTOR KAI

Untuk meredakan kegaduhan, PT KAI mempertemukan Anita, Alvin, dan Argi dalam sesi mediasi di Kantor KAI Wisata, Stasiun Gondangdia, Jakarta, Kamis (27/11) malam. 

Direktur Utama KAI, Bobby Rasyidin, dikutip Kompas.com, menyampaikan bahwa pertemuan itu menghasilkan kesepahaman dari seluruh pihak. Ia berharap opini publik kembali proporsional setelah beberapa hari dipenuhi spekulasi dan disinformasi.

Bobby menegaskan bahwa Argi tidak pernah dipecat. 

KAI Group—melalui KAI Commuter dan KAI Wisata—sedang mengevaluasi pengelolaan layanan dan SOP barang tertinggal agar kejadian serupa tidak memicu kesalahpahaman di masa mendatang.

Argi juga menyampaikan permintaan maaf kepada Anita dan Alvin. Ia memastikan bahwa dirinya masih bekerja sebagai Passenger Service di Stasiun Rangkasbitung. 

“Saya masih dipekerjakan dan memohon maaf jika ada kata atau tindakan saya yang kurang berkenan,” ujarnya.

Alvin dalam mediasi mengakui bahwa kegaduhan ini berdampak panjang pada banyak pihak, terutama Argi. Ia menyebut kasus ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan dan menjadi pelajaran berharga. 

“Kita sudah berdamai dengan secara kekeluargaan, dari ujian ini juga kami mendapatkan banyak pelajaran yang mungkin ke depannya bisa jadi bahan pelajaran bagi kita semua,“ katanya.

 

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan