Dirut Terra Drone ditangkap, jadi tersangka kebakaran gedung
Gedung diduga tidak memenuhi standar keselamatan kebakaran karena jalur evakuasi yang minim dan sistem proteksi kebakaran yang tidak memadai.
JAKARTA: Polisi menetapkan Michael Wisnu Wardana Siagian, Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia, sebagai tersangka dalam kasus kebakaran gedung perusahaan yang menewaskan 22 karyawan pada 9 Desember. Penetapan tersangka dilakukan sehari kemudian, Rabu (10/12).
Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat, AKBP Roby Heri Saputra, menyampaikan bahwa baru satu tersangka ditetapkan dalam kasus ini, namun penyidikan masih berjalan dan tidak menutup kemungkinan adanya tersangka lain.
“Iya, Dirut PT Terra Drone ditetapkan sebagai tersangka. Kemarin penetapannya,” ungkap Roby, dikutip Kompas, Kamis (11/12).
Penetapan Michael sebagai tersangka didasarkan pada dugaan kelalaian yang menyebabkan kebakaran, termasuk kondisi gedung yang dinilai tidak aman.
Lulusan S1 Teknik Dirgantara dan Magister Institut Teknologi Bandung (ITB) itu diamankan pada Rabu dan tengah menjalani pemeriksaan intensif. Polisi berencana menahan yang bersangkutan setelah pemeriksaan selesai.
Michael dijerat Pasal 187, Pasal 188, dan Pasal 359 KUHP terkait kebakaran, kelalaian yang menyebabkan kebakaran, serta kelalaian yang berakibat kematian. Ancaman hukuman maksimal mencapai 20 tahun penjara.
JALUR EVAKUASI MINIM, SISTEM PROTEKSI KEBAKARAN TIDAK MEMADAI
Penyidikan polisi menemukan bahwa gedung yang digunakan sebagai kantor, layanan servis, dan penyimpanan baterai drone memiliki risiko tinggi, namun diduga tidak memenuhi standar keselamatan kebakaran. Jalur evakuasi minim dan sistem proteksi kebakaran tidak memadai.
Mayoritas korban meninggal akibat keracunan gas karbon monoksida ketika asap memenuhi ruangan.
Tim forensik masih menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Kebakaran diduga terjadi akibat terbakarnya baterai drone di dalam gudang penyimpanan.
Hingga Rabu malam, terdapat 10 saksi diperiksa, terdiri dari karyawan, warga sekitar, dan dinas terkait. Pemeriksaan terhadap pemilik gedung telah dijadwalkan dalam waktu dekat.
Michael Wisnu Wardana dikenal sebagai salah satu pendiri AeroGeosurvey Indonesia sebelum bergabung dengan Terra Drone Corporation asal Jepang pada 2019. Ia sebelumnya menjabat Chief Operating Officer (COO) dan kemudian naik menjadi Direktur Utama PT Terra Drone Indonesia.
Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polri telah menuntaskan identifikasi 22 jenazah korban kebakaran. Proses berlangsung cepat karena kondisi jenazah relatif utuh.
Human Resource Business Partner PT Terra Drone Indonesia, Umaidi Suhari (Umay), menjelaskan bahwa kantor perusahaan di Kemayoran telah digunakan sejak 2023. Gedung tersebut memiliki lift dan tangga, namun penyelidikan terkait dugaan hanya satu akses keluar masih berlangsung.
Sebagian besar korban terjebak karena tidak ada jalur evakuasi memadai dan asap cepat naik ke lantai atas. Evakuasi hanya dapat dilakukan melalui sisi gedung, sementara tangga yang sempit dan minimnya akses darurat menyulitkan penyelamatan.
Perusahaan menyatakan komitmen memenuhi hak-hak karyawan yang menjadi korban, termasuk hak normatif, santunan duka bagi keluarga korban, dan jaminan sosial ketenagakerjaan.
Seluruh karyawan yang selamat sementara dirumahkan karena kantor hangus terbakar, dan perusahaan menyiapkan pendampingan psikologis bagi mereka yang mengalami guncangan mental.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.