Skip to main content
Iklan

Indonesia

Catat! Ini nomor hotline dan WhatsApp adukan keracunan MBG

Kemenkes menegaskan bahwa setiap laporan akan langsung ditangani oleh Public Safety Center (PSC).

Catat! Ini nomor hotline dan WhatsApp adukan keracunan MBG
Nasi Putih dengan lauk sayur, ayam, tahu dan buah salak sebagai menu Makan Bergizi Gratis, program andalan Presiden Prabowo Subianto. (Facebook/Husnul Fitriana)

JAKARTA: Kementerian Kesehatan (Kemenkes) membuka layanan hotline untuk menampung laporan masyarakat yang mengalami keracunan makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG).

 Masyarakat dapat segera mendapatkan penanganan medis cepat melalui beberapa saluran pengaduan yang disediakan.

Layanan darurat ini tersedia 24 jam dan bebas pulsa melalui call center 119, WhatsApp di nomor 0877777591097, atau dengan mendatangi puskesmas terdekat.

Kemenkes mengimbau masyarakat untuk tidak menunda pelaporan bila mengalami gejala seperti mual, muntah, pusing, atau sesak napas setelah mengonsumsi makanan MBG.

“Mual, muntah, pusing, atau sesak setelah mengonsumsi MBG? 🚨 Jangan tunggu parah, segera hubungi 119 atau datang ke puskesmas terdekat untuk mendapat penanganan cepat 💙,” tulis Kemenkes lewat akun Instagram resminya, dikutip Senin (6/10).

Kemenkes menegaskan bahwa setiap laporan akan langsung ditangani oleh Public Safety Center (PSC) di wilayah setempat.

“Setiap aduan akan langsung ditangani oleh PSC supaya keselamatan dan kesehatanmu tetap terjaga,” tulis pernyataan resmi Kemenkes.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, menyebut ada 6.517 korban keracunan sejak program andalan Presiden Prabowo Subianto itu diluncurkan pada Januari 2025.

Menanggapi hal ini, Presiden telah memerintahkan agar seluruh dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) segera dilengkapi dengan alat tes kebersihan makanan dan air.

 

“Presiden menegaskan kepada Kepala BGN bahwa setidaknya pada minggu depan ini, dapur-dapur harus sudah dilengkapi dengan alat tes kit, alat pencuci dan pengering higienis dengan air hangat, serta filter air bersih,” tulis Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya dalam akun Instagram @sekretariat.kabinet, Minggu (5/10) malam.

Sementara itu, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi dilansir detikHealth menyampaikan bahwa Peraturan Presiden tentang Tata Kelola MBG ditargetkan rampung dalam pekan ini. 

Langkah ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk memastikan keamanan pangan dan melindungi kesehatan masyarakat secara menyeluruh.

 

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan