Buron dan akan masuk red notice Interpol, mantan stafsus Nadiem, Jurist Tan, diduga lari ke Australia
Lulusan Harvard University itu telah tiga kali dipanggil penyidik pada 3, 11, dan 17 Juni, namun tak pernah hadir.
JAKARTA: Jurist Tan, mantan staf khusus Mendikbudristek Nadiem Makarim, ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO) oleh Kejaksaan Agung, menyusul status tersangkanya dalam kasus korupsi pengadaan laptop Chromebook Kemendikbudristek tahun 2019–2022.
Tak hanya itu, permohonan red notice ke Interpol juga rencananya akan diproses, karena Jurist diduga kuat telah melarikan diri ke Australia.
"Kami pertama sudah melakukan DPO dan tentu kami bekerja sama dengan pihak terkait agar yang bersangkutan bisa hadir, bisa pulang di Tanah Air [Indonesia]," kata Direktur Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus Abdul Qohar.
Jurist sudah tiga kali dipanggil penyidik—pada 3, 11, dan 17 Juni—namun tak pernah hadir. Bahkan setelah meminta penjadwalan ulang, ia tetap tak muncul.
Lulusan universitas prestisius Harvard University ini diduga bersama tiga tersangka lainnya melakukan pemufakatan jahat dalam proyek pengadaan laptop berbasis Chromebook, yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp1,98 triliun.
Koordinator MAKI (Masyarakat Anti Korupsi Indonesia), Boyamin Saiman, menyebut pihaknya menerima informasi bahwa Jurist sudah dua bulan berada di Australia, dan bahkan sempat terlacak di Sydney dan wilayah pedalaman Alice Springs.
“Kami memperoleh data bahwa dia tinggal di Australia sekitar dua bulan terakhir,” kata Boyamin.
Jika red notice resmi diterbitkan, otoritas di negara mana pun wajib menangkap dan mengekstradisi Jurist ke Indonesia.
Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejagung Anang Supriatna menyebut penyidik akan menelaah informasi keberadaan Jurist yang disampaikan oleh MAKI.
“Semua informasi akan kita tampung dan verifikasi, untuk memastikan kebenarannya,” tambah Anang.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.