Skip to main content
Iklan

Indonesia

Bertemu Lula, Prabowo: Indonesia dan Brasil sepakat kembangkan rudal bersama

TNI telah banyak menggunakan produk pertahanan buatan Brazil seperti pesawat EMB-314 Super Tucano dan peluncur roket Astros II MK6.

Bertemu Lula, Prabowo: Indonesia dan Brasil sepakat kembangkan rudal bersama
Presiden Prabowo Subianto disambut oleh Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva (kiri) dalam upacara penyambutan di Istana Kepresidenan Brazil Palácio do Planalto, Brazilia, Brazil, Rabu (9/7/2025). (Facebook/Prabowo Subianto)
10 Jul 2025 09:38AM (Diperbarui: 10 Jul 2025 11:33AM)

JAKARTA: Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Brazil Luiz Inácio Lula da Silva menyepakati kerja sama strategis di bidang pertahanan, termasuk pengembangan teknologi rudal dan sistem kapal selam.

Kesepakatan ini dicapai dalam pertemuan bilateral yang berlangsung di Istana Kepresidenan Palácio do Planalto, Brasilia, pada Rabu (9/7).

Dalam pernyataan pers bersama dilansir Antara, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Brazil sepakat melanjutkan kerja sama pertahanan melalui produksi alutsista bersama dan transfer teknologi.

"Saya rasa kami ingin melanjutkan kerja sama ini melalui produksi dan transfer teknologi bersama," sebutnya.

Menurutnya, kolaborasi ini bukan hal baru, mengingat TNI telah banyak menggunakan produk pertahanan buatan Brazil seperti pesawat EMB-314 Super Tucano dan peluncur roket Astros II MK6.

Kepala Negara menambahkan bahwa kerja sama juga akan mencakup latihan militer gabungan antar prajurit serta peningkatan kemampuan teknis lewat alih teknologi.

Penerapan perjanjian kerja sama pertahanan (Defense Cooperation Agreement/DCA) yang telah diratifikasi menjadi undang-undang pada 30 September 2024 disebut akan segera dilaksanakan.

Indonesia, kata Prabowo, melihat potensi besar dalam memperkuat industri pertahanan nasional melalui kemitraan yang bersifat jangka panjang dan saling menguntungkan.

Tak hanya di bidang militer, Indonesia dan Brazil juga berkomitmen memperkuat kerja sama dalam sektor pertanian, energi bersih, dan investasi.

Presiden Prabowo memuji Brazil sebagai negara yang berada di garis depan dalam bidang bioenergi dan inovasi pertanian.

Ia menyatakan niat untuk mengirim tim teknis dari Indonesia guna mempelajari lebih lanjut praktik pertanian dan pengelolaan biofuel di Brazil.

Prabowo juga menyampaikan pentingnya meningkatkan perdagangan dan investasi antara kedua negara, khususnya dalam sektor-sektor yang relevan dengan transisi energi dan ketahanan pangan. Salah satu fokusnya adalah mendorong kerja sama antara pemerintah Brazil dengan Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara milik Indonesia.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan