Skip to main content
Iklan

Indonesia

Bantah akan dihapus dengan Pertamax Green, Pertamina pastikan tetap salurkan Pertalite

Wacana penghapusan Pertalite sempat dilontarkan Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati dan Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves) Luhut Binsar Pandjaitan.

Bantah akan dihapus dengan Pertamax Green, Pertamina pastikan tetap salurkan Pertalite
Petugas pom bensin mengisikan BBM Pertalite ke sepeda motor. (Pertamina)

JAKARTA: Pertamina membantah kabar viral yang beredar di media sosial bahwa Pertalite akan dihapus.

Seorang pengguna X, Vanilla Almadina, memicu kehebohan setelah mengeklaim Pertalite telah dihapus dan diganti Pertamax Green.

Dia menyertakan foto SPBU Pertamina yang menjual Pertamax Turbo 98, Pertamax Green 95, Pertamax 92, dan Pertamina Dex tanpa adanya Pertalite.

"Itu infonya tidak benar, bahkan SPBU yang ditampilkan dalam gambar tersebut masih menjual Pertalite," Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga Irto Ginting mengklarifikasi seperti dilaporkan detikOkto, Rabu (8 Mei 2024).

Dia melanjutkan bahwa Pertalite merupakan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP), sehingga perubahan dalam penyalurannya harus melalui kebijakan pemerintah.

Irto juga menambahkan Pertamina Patra Niaga selaku pihak yang menjalankan penugasan penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) subsidi, berkomitmen untuk tetap mengikuti dan menjalankan semua kebijakan yang ditetapkan pemerintah.

Adapun kabar penghapusan BBM RON 90 itu kerap muncul dan meresahkan masyarakat.

Wacana penghapusan sempat dilontarkan tahun lalu oleh Direktur Utama PT Pertamina Nicke Widyawati.

Ketika itu, dia mengutarakan adanya kemungkinan menjual BBM jenis RON minimal 90 dengan campuran etanol sebagai bagian dari Program Langit Biru tahap kedua.

Hal ini berarti hanya akan ada tiga produk BBM yaitu Pertamax Green 92 dengan mencampur RON 90 dengan 7 persen etanol, Pertamax Green 95 mencampur Pertamax dengan 8% etanol dan ketiga adalah Pertamax Turbo.

Nicke menjelaskan Pertamax Green 92 itu berpotensi masuk dalam kategori Jenis BBM Tertentu (JBT) atau BBM bersubsidi dan Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP),

Isu penghapusan juga mengencang setelah Menko Kemaritiman dan Investasi (Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, mengatakan pekan lalu bahwa pemerintah tengah mengkaji subsidi anyar untuk produk bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin dengan bauran bioetanol.

Kajian ini sejalan dengan usukan Nicke untuk menghapus atau meniadakan produk BBM dengan oktan terendah yakni RON 90, atau Pertalite, dalam beberapa tahun ke depan.

Luhut juga menyebutkan kandungan BBM calon pengganti Pertalite itu paling cepat untuk mengendalikan polusi udara.

Artinya, anggaran kompensasi atau subsidi diusulkan untuk dialihkan pada Pertamax Green 92. “(Bioetanol) tetap subsidi lagi, kita hitung supaya nanti kita ini targetnya yang kita subsidi orang yang pantas disubsidi,” pungkas Luhut dikutip kantor berita Antara.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan