Skip to main content
Iklan

Indonesia

Bali tidak sepi, Gubernur Koster pamer rekor kunjungan wisman tertinggi dalam 10 tahun

Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2025 meningkat sekitar 11,3 persen dibandingkan 2024 yaitu menembus lebih dari 7,05 juta orang.

Bali tidak sepi, Gubernur Koster pamer rekor kunjungan wisman tertinggi dalam 10 tahun
Seorang wisatawan belajar selancar saat menghabiskan waktu libur Tahun Baru di Pantai Kuta, Bali, Indonesia, 1 Januari 2026. (EPA/MADE NAGI)

DENPASAR: Gubernur Bali Wayan Koster menepis isu Pulau Dewata sepi dari kunjungan wisatawan. 

 

Menurut Koster, isu Bali sepi kerap berulang setiap tahun, terutama menjelang periode libur Natal dan Tahun Baru (Nataru).

“Sebenarnya setiap tahun ada berita itu, setiap tahun. Setiap mau akhir tahun pasti muncul berita soal Bali,” ucap politisi PDI Perjuangan itu. 

Isu tersebut kembali ramai diperbincangkan menjelang libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, seiring laporan tingkat hunian vila yang menurun. 

Namun, Koster justru membeberkan data kunjungan wisatawan sepanjang 2025 yang mencatat rekor tertinggi dalam satu dekade terakhir.

Ia menyampaikan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) sepanjang 2025 meningkat sekitar 11,3 persen dibandingkan 2024. Berdasarkan data Angkasa Pura hingga 31 Desember 2025, jumlah wisman yang masuk ke Bali melalui jalur udara mencapai lebih dari 7,05 juta orang.

“Dari data Angkasa Pura sampai 31 Desember 2025, itu mencapai 7.050.000 lebih. Kalau dibanding dengan 2024, itu yang lewat udara ini adalah 6,3 juta,” terang Koster saat menerima kedatangan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana di Puri Saren Ubud, diwartakan detikBali, Kamis (1/1).

Selain jalur udara, kunjungan wisatawan melalui jalur laut juga mengalami peningkatan. Sepanjang 2025, sekitar 71 ribu wisatawan asing tercatat masuk ke Bali melalui Pelabuhan Benoa.

“Sedangkan yang lewat laut, cruise ini udah pasti orang asing. Tadi saya kontak dengan Pelabuhan Benoa, itu 71 ribu sampai minggu yang lalu. Kemudian dibanding 2024, itu 53 ribu,” jelasnya.

Koster menyebutkan capaian tersebut menjadi rekor tertinggi dalam 10 tahun terakhir. Sebelumnya, jumlah kunjungan wisman tertinggi terjadi pada 2019 dengan 6,27 juta orang. 

Angka tersebut sempat merosot akibat pandemi COVID-19, sebelum mulai pulih pada 2022, meningkat di 2023, dan menembus 6,3 juta pada 2024.

“Ini adalah rekor tertinggi dalam 10 tahun terakhir dari 2015 ke 2025. Sebelum 2015 itu lebih rendah lagi, jadi ini luar biasa. Isu Bali sepi ini membuat daya tarik juga, sehingga justru banyak yang datang ke Bali, tertinggi sampai 7,05 juta lewat udara,” kata Koster.

Wisatawan bersantai di Pantai Kuta, Bali, Indonesia, 2 Desember 2025. (EPA/MADE NAGI)

WISATAWAN NUSANTARA TURUN

Meski mencatat lonjakan kunjungan wisman, Koster mengakui terjadi penurunan jumlah wisatawan domestik atau wisatawan Nusantara pada 2025. Penurunannya mencapai sekitar 700 ribu orang dibandingkan 2024.

“Wisnusnya di 2025 mencapai 9,28 juta. Sedangkan 2024 mencapai 10,1 juta,” ungkapnya.

Menurut Koster, penurunan tersebut tidak terlepas dari narasi negatif yang beredar di media sosial, meski kunjungan wisatawan secara keseluruhan masih tergolong tinggi. 

Data ini sejalan dengan pernyataan Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana yang sebelumnya menyebut adanya penurunan wisatawan domestik.

Meski tidak merinci angka pasti, Widiyanti menyampaikan faktor cuaca yang kurang baik menjadi salah satu alasan wisatawan Nusantara memilih destinasi alternatif di Pulau Jawa, terutama Yogyakarta.

Ke depan, Koster menilai tantangan utama pariwisata Bali terletak pada persoalan kemacetan dan pengelolaan sampah. Pemerintah Provinsi Bali pun menyiapkan sejumlah langkah pembenahan melalui pembangunan infrastruktur dan moda transportasi.

“Mulai tahun ini 2026, kami mendapat dukungan dari Bapak Menteri Pekerjaan Umum untuk infrastruktur jalan. Kemudian pembangunan destinasi wisata baru Turyapada Tower di Kabupaten Buleleng diselesaikan Desember 2026, tidak kalah dengan Menara Eiffel. Masalah transportasi, rencana subway dari Bandara Ngurah Rai ke Central Parkir Kuta mulai bulan April ini,” tutupnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan