Atasi krisis lahan makam, Jakarta akan buka 1.300 petak baru di Menteng Pulo 2
Dari total 80 tempat pemakaman umum (TPU) di Jakarta, sebanyak 69 sudah penuh.
JAKARTA: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan 1.300 petak makam baru di TPU Menteng Pulo 2, Jakarta Selatan, setelah seluruh warga yang tinggal di area tersebut dipindahkan ke rumah susun.
Langkah ini diambil untuk menjawab krisis lahan pemakaman yang terus meningkat seiring kebutuhan harian yang kian tinggi.
Sebanyak 124 kepala keluarga sebelumnya menghuni lahan TPU Menteng Pulo 2.
Rinciannya, 81 KK tinggal di RT 11 RW 13 dan 43 KK di RT 09 RW 10.
Lahan tersebut merupakan aset pemerintah yang wajib dikembalikan fungsinya sebagai tempat pemakaman umum.
Dua rusun yang disiapkan sebagai lokasi relokasi adalah Rusun Jagakarsa dan Rusun Rawa Bebek.
Penataan ulang area seluas kurang lebih 4.000 meter persegi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang Pemprov DKI menjaga ketersediaan lahan pemakaman.
Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota DKI Jakarta, Fajar Sauri, menegaskan bahwa proses pengosongan lahan harus selesai paling lambat 4 Desember.
PENATAAN UNTUK MENJAWAB KEBUTUHAN LAHAN MAKAM
Wali Kota Jakarta Selatan Muhammad Anwar menjelaskan bahwa seluruh area yang ditata akan disiapkan menjadi kavling-kavling baru.
“Untuk makam kurang lebih 4.000 meter persegi akan ditata lagi, dibuat kavling-kavling… kurang lebih bisa dibuat 1.300 makam,” kata Anwar, dikutip Antara, Selasa (2/12).
Ia menambahkan, kebutuhan lahan pemakaman di Jakarta terus meningkat dari tahun ke tahun. Data Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) menunjukkan bahwa hanya 11 TPU yang masih dapat melayani pemakaman baru, yakni Rawa Terate, Cipayung, Cilangkap, Bambu Apus, Rorotan, Cipinang Besar, Tanah Kusir, Srengseng Sawah, Kampung Kandang, Tegal Alur, dan Pegadungan.
Sebaliknya, 69 TPU lainnya dinyatakan penuh, sehingga hanya bisa menerima jenazah dengan sistem tumpang. Secara total, Jakarta masih memiliki 118.348 petak makam yang tersedia.
Dengan kebutuhan harian sekitar 100 pemakaman per hari, stok ini diperkirakan cukup hanya sampai tiga tahun ke depan.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.