Skip to main content
Iklan

Indonesia

ASN Jakarta wajib naik transportasi umum setiap Rabu

Sebagai insentif tambahan, penggunaan transportasi umum di hari Rabu akan digratiskan.

ASN Jakarta wajib naik transportasi umum setiap Rabu
Penumpang menaiki MRT di Stasiun Lebak Bulus, Jakarta. (Foto: iStock/JOKO SL)

JAKARTA: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung resmi menerbitkan kebijakan baru yang mewajibkan seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI menggunakan transportasi umum setiap hari Rabu.

Aturan ini tertuang dalam Instruksi Gubernur DKI Jakarta Nomor 6 Tahun 2025.

"Kami akan ‘setengah memaksa’ seluruh ASN di Jakarta untuk beralih ke transportasi umum setiap hari Rabu. Karena itu, fasilitas kendaraan dinas tidak akan disediakan pada hari tersebut," ujar Pramono, dikutip dari CNBC Indonesia, Senin (28/4).

ASN diwajibkan menggunakan moda transportasi seperti Transjakarta, MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodetabek, KRL Commuter Line, bus atau angkot reguler, kapal, hingga shuttle karyawan.

Kebijakan ini memberikan pengecualian bagi ASN yang sedang sakit, ibu hamil, penyandang disabilitas, serta petugas lapangan dengan tugas khusus.

Untuk memastikan kepatuhan, setiap ASN diwajibkan mengunggah bukti penggunaan transportasi umum ke media sosial unit kerja masing-masing. Kepala unit bertanggung jawab untuk memantau dan melaporkan tingkat kepatuhan bawahannya.

Sebagai insentif tambahan, penggunaan transportasi umum bagi ASN di hari Rabu akan digratiskan.

"Supaya ASN di Jakarta mau naik transportasi umum, maka ongkosnya akan kita gratiskan," kata Pramono.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya strategis Pemprov DKI untuk membangun budaya menggunakan transportasi umum, mengurangi kemacetan, serta meningkatkan kesadaran terhadap isu lingkungan di Ibu Kota.

Pramono menjelaskan, berdasarkan laporan dari Dinas Perhubungan DKI Jakarta dan Direktur Utama PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) Welfizon Yuza, tingkat integrasi layanan transportasi umum di Jakarta telah mencapai 91 persen. Namun, tingkat penggunaan transportasi umum oleh masyarakat dinilai masih belum optimal.

"Kita sudah punya integrasi yang cukup baik, tapi penggunaannya masih perlu terus kita dorong," tegas Pramono.

Dengan kebijakan ini, Pemprov DKI berharap ASN bisa menjadi contoh nyata perubahan perilaku bagi seluruh warga Jakarta.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan