Skip to main content
Iklan

Indonesia

Anggota DPR usulkan gerbong khusus merokok di kereta api

Area merokok dinilai dapat membantu penumpang yang bosan, terutama pada perjalanan jarak jauh yang memakan waktu berjam-jam.

Anggota DPR usulkan gerbong khusus merokok di kereta api
Pemerintah memberikan diskon kereta api untuk meningkatkan daya beli masyarakat di masa libur sekolah. (Foto: CNA/Wisnu Agung Prasetyo)
20 Aug 2025 03:31PM (Diperbarui: 22 Aug 2025 05:37PM)

JAKARTA: Anggota Komisi VI DPR dari Fraksi PKB, Nasim Khan, mengusulkan adanya gerbong khusus area merokok dalam rangkaian kereta api.

Usulan ini ia sampaikan saat rapat bersama PT Kereta Api Indonesia (KAI) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (20/8).

Nasim Khan diwartakan CNN Indonesia menekankan bahwa usulan tersebut merupakan aspirasi masyarakat, terutama dari Jawa Timur.

“Ini aspirasi loh Pak. Jawa Timur paling banyak ini semua se-Jawa, kasihan mereka. Nilai kemanusiaan juga bisa diterima,” ujar legislator dari Dapil Jatim III itu kepada Direktur Utama PT KAI, Bobby Rasyidin, yang baru empat hari menjabat.

Dalam rapat, Nasim menyarankan agar PT KAI menyediakan satu gerbong khusus yang difungsikan sebagai kafe sekaligus smoking area.

“Ada lah sisakan satu gerbong untuk kafe, untuk ngopi, paling tidak di situ untuk smoking area,” katanya.

Menurutnya, gerbong khusus merokok sebenarnya pernah ada di kereta, namun kini sudah dihapuskan.

Saat ini sudah hampir tidak ada kereta api yang dilengkapi dengan area merokok.

Nasim menilai keberadaan gerbong tersebut akan menguntungkan PT KAI sekaligus menjadi solusi bagi penumpang yang bosan, terutama pada perjalanan jarak jauh yang memakan waktu berjam-jam.

Ia kemudian membandingkan kereta api dengan bus, yang memiliki area merokok di dalam kendaraan.

“Karena 8 jam perjalanan jauh, di bus saja 8–12 jam ada smoking area. Masa kereta sepanjang itu tidak ada? Satu gerbong saya yakin bisa,” jelasnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan