Skip to main content
Iklan

Indonesia

Ada ratusan murid SMP di Buleleng tidak bisa baca, bagaimana bisa?

Ada ratusan murid SMP di Buleleng tidak bisa baca, bagaimana bisa?

Foto ilustrasi pelajar. (iStock)

24 Apr 2025 11:26AM (Diperbarui: 24 Apr 2025 05:39PM)

JAKARTA: Ratusan siswa sekolah menengah pertama atau SMP di Kabupaten Buleleng, Provinsi Bali, dilaporkan tidak bisa membaca. Ada berbagai macam faktor yang disebut menyebabkan kondisi ini.

Hal ini dibahas dalam rapat antara Komisi X DPR dengan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Abdul Mu'ti pada Selasa lalu (22/4).

Menurut Mu'ti, berdasarkan komunikasi dengan Dinas Pendidikan di Buleleng, jumlah siswa yang tidak bisa membaca mencapai 400 siswa dari sekian puluh ribu murid. "Jadi prosentasenya itu 0,0011%," kata Mu'ti seperti dikutip Antara pada Selasa lalu.

Mu'ti mengatakan bahwa sebagian dari anak-anak itu mengalami disleksia, atau gangguan membaca dan mengeja.

“Sebagian dari anak-anak memang mengalami disleksia, juga anak-anak berkebutuhan khusus, dan anak-anak dari keluarga yang kurang mendapatkan perhatian dengan baik. Sebagian juga karena motivasi belajar yang rendah,” kata Mendikdasmen Mu'ti.

Sebelumnya pekan lalu, hal ini sempat juga disampaikan oleh Plt Kepala Disdikpora Buleleng Putu Ariadi Pribadi. 

Dia mengatakan, selain faktor internal seperti disleksia, ada faktor eksternal yang juga menyebabkan anak-anak di daerah tersebut kesulitan membaca, salah satunya adalah efek jangka panjang pembelajaran jarak jauh (PJJ) hingga faktor keluarga yang menyebabkan psikologis siswa terganggu.

"Misalnya siswa memiliki trauma di masa kecil akibat kekerasan rumah tangga, perceraian, atau kehilangan anggota keluarga. Atau korban perundungan," kata Putu Ariadi dikutip dari CNN Indonesia.

Menteri Mu'ti mengatakan bahwa saat ini dinas pendidikan dan pihak terkait sudah turun membantu melayani murid-murid yang kemampuannya rendah. 

"Mudah-mudahan ke depan mereka dapat meningkat kemampuan literasi dan memorasi," kata Mu'ti.

Source: Others/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan