1.773 ASN mulai jalani latihan dasar militer Komcad
Kementerian Pertahanan menekankan pelatihan dilakukan secara humanis dan edukatif, dengan peserta dijadwalkan ditetapkan sebagai anggota Komcad pada 5 Juni 2026.
Sebanyak 243 pegawai negeri sipil (PNS) dan pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) Kementerian Pertahanan (Kemenhan) resmi ditetapkan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) Matra Darat Gelombang II Tahun Anggaran 2025, Rabu (27/8/2025). (Dokumentasi Biro Infohan Setjen Kemenhan RI)
JAKARTA: Sebanyak 1.773 aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai kementerian dan lembaga mulai menjalani Latihan Dasar Militer Komponen Cadangan (Komcad) pada Rabu (22/4).
Keberangkatan peserta gelombang pertama itu ditandai dengan upacara pembukaan yang digelar Kementerian Pertahanan di Baseops Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Rabu pagi. Upacara dipimpin Kepala Badan Cadangan Nasional Kementerian Pertahanan Letjen TNI Gabriel Lama yang mewakili Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin.
Dalam amanat yang dibacakan Gabriel, Sjafrie menyebut pelatihan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat kesiapsiagaan sekaligus membentuk sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan memiliki karakter bela negara.
“Sebanyak 1.773 ASN pada gelombang pertama ini akan mengikuti program ini sebagai bentuk komitmen untuk meningkatkan kesiapsiagaan,” kata Sjafrie yang amanatnya dibacakan Gabriel.
“Sekaligus membangun sumber daya manusia yang profesional, berintegritas, dan berkarakter bela negara sesuai nilai-nilai berakhlak,” lanjutnya.
Kementerian Pertahanan juga memberi arahan agar pelatihan berlangsung dengan pendekatan humanis. Gabriel mengatakan para pelatih diminta menghindari sikap arogan maupun kontak fisik yang tidak perlu selama proses pembinaan.
“Para pelatih agar mengutamakan pendekatan yang humanis dan edukatif, menghindari sikap arogan maupun kontak fisik yang tidak perlu, serta memberikan pembinaan yang mendidik dan menjadi teladan dalam sikap dan penampilan,” jelas Gabriel.
Peserta, menurut dia, juga diingatkan untuk menjaga kehormatan Komponen Cadangan serta membawa nilai-nilai yang diperoleh selama pelatihan ke dalam tugas sehari-hari sebagai aparatur negara.
SELEKSI DIGELAR BERTAHAP
Sebelum mengikuti latihan dasar militer, para peserta lebih dulu menjalani serangkaian seleksi. Pemeriksaan administrasi dilaksanakan pada 2-27 Maret 2026 di kementerian masing-masing.
Tahap berikutnya berupa pemeriksaan kesehatan yang berlangsung pada 30 Maret hingga 10 April 2026 di empat rumah sakit. Dari 2.115 peserta yang mengikuti tahapan ini, sebanyak 2.019 orang dinyatakan lulus, sementara 96 lainnya tidak lulus.
Seleksi kemudian dilanjutkan dengan pengambilan data jasmani, psikologi, dan mental ideologi pada 13-17 April 2026 di enam lembaga pendidikan. Dari 1.927 peserta yang mengikuti tahap tersebut, 1.773 orang dinyatakan lulus, sedangkan 150 orang tidak lulus.
Pelatihan dasar kemiliteran Komcad untuk ASN dimulai pada 22 April 2026. Peserta yang lulus dijadwalkan akan ditetapkan sebagai anggota Komcad pada 5 Juni 2026.
Pelatihan digelar di enam lokasi, yakni Pusat Komunikasi Badan Intelijen Negara sebanyak 257 peserta, Resimen Induk Daerah Militer Jaya 222 peserta, Pusat Pendidikan Kesehatan TNI Angkatan Darat 453 peserta, Brigade Infanteri 1 Pasukan Marinir 1 sebanyak 280 peserta, Pusat Bahasa Kodiklatau 270 peserta, serta Wing Pendidikan 500/Umum Atang Sendjaja 291 peserta.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.