15 golongan warga Jakarta gratis naik transportasi umum, siapa saja?
Gubernur Jakarta Pramono Anung juga berencana menambah lima trayek baru Transjakarta.
JAKARTA: Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi meluncurkan kebijakan transportasi gratis bagi 15 kelompok masyarakat, sebagai bagian dari upaya meningkatkan inklusivitas dan aksesibilitas layanan publik.
“Khusus hari ini, saya mencanangkan kebijakan pembebasan tarif transportasi untuk 15 golongan masyarakat. Ke depan, kebijakan ini tidak hanya berlaku untuk Transjakarta, tetapi juga akan diperluas ke layanan Transjabodetabek,” ujar Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dikutip Disway dalam peresmian infrastruktur konektivitas terpadu di kawasan Dukuh Atas, Jakarta Selatan, Rabu (7/5).
Berikut daftar 15 golongan penerima manfaat transportasi gratis dari Pemprov DKI Jakarta:
1. Pegawai Negeri Sipil (PNS) Pemprov DKI dan para pensiunan
2. Tenaga kontrak di lingkungan Pemprov DKI
3. Pelajar penerima Kartu Jakarta Pintar (KJP)
4. Karyawan swasta bergaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP), diverifikasi melalui Bank DKI
5. Penghuni Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa)
6. Anggota Tim Penggerak Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK)
7. Penduduk ber-KTP Kepulauan Seribu
8. Penerima program Beras Keluarga Sejahtera (Raskin) di wilayah Jabodetabek
9. Anggota TNI dan Polri
10. Veteran Republik Indonesia
11. Penyandang disabilitas
12. Lansia berusia di atas 60 tahun
13. Pengurus masjid (marbot)
14. Pendidik dan tenaga kependidikan PAUD
15. Juru Pemantau Jentik (Jumantik)
Dalam kesempatan yang sama, Pramono menyoroti pentingnya percepatan integrasi antar moda transportasi seperti LRT, MRT, Transjakarta, dan KRL. Ia menilai infrastruktur yang sudah tersedia di kawasan Dukuh Atas belum sepenuhnya terhubung optimal.
“Kita ingin fasilitas yang sudah sangat baik ini bisa terkoneksi secara penuh. Jika berhasil, maka kawasan ini akan memberikan kemudahan transportasi luar biasa bagi masyaraka,” katanya.
Untuk mendukung konektivitas tersebut, Pemprov DKI juga akan menambah lima trayek baru Transjakarta. Langkah ini diambil setelah melihat antusiasme masyarakat terhadap rute Alam Sutera–Blok M yang dinilai sukses.
“Saya sudah instruksikan Kepala Dinas Perhubungan untuk segera membuka lima trayek baru menyusul keberhasilan trayek Alam Sutera–Blok M,” tambah Pramono.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.