1.240 orang diamankan terkait perusakan dan penjarahan di Jakarta
Sebanyak 22 halte TransJakarta mengalami kerusakan akibat demo dengan rincian 6 halte terbakar dan dijarah, sedangkan 16 halte dirusak dan dicoret-coret.
JAKARTA: Kapolda Metro Jaya Irjen Asep Edi Suheri menyampaikan sebanyak 1.240 orang telah ditangkap terkait aksi anarkis yang terjadi dalam demonstrasi di Jakarta. Menurutnya, mayoritas massa yang diamankan berasal dari luar Jakarta, termasuk dari wilayah Jawa Barat dan Banten.
“Perlu kami sampaikan bahwa untuk saat ini Polda Metro Jaya dari mulai awal kejadian sampai saat ini sudah menangkap sekitar 1.240 (orang) yang mana mereka berasal dari wilayah luar Jakarta,” ujar Asep di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat, Senin (1/9) dikutip Kumparan.
“Ada yang dari Jawa Barat, ada yang dari Jawa, dari Banten. Dan yang untuk melakukan aksi perusakan atau penjarahan kami sudah mendeteksi,” tambahnya.
Asep menegaskan kepolisian akan mengambil langkah tegas terhadap pelaku yang terbukti melakukan perusakan, termasuk kasus pembakaran halte Transjakarta.
“Sudah tinggal tunggu saja, kita akan melakukan upaya tindakan tegas, penangkapan, mohon doanya semuanya bisa berjalan baik,” katanya.
Lebih lanjut, Asep mengatakan pihaknya telah mendapat instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, dan Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, untuk menindak tegas segala bentuk aksi anarkis.
Pangdam Jaya Mayjen TNI Deddy Suryadi menambahkan bahwa sebagian besar massa pendemo terdiri dari pelajar SMA maupun STM.
“Jadi begini, perlu kami sampaikan bahwa massa ini adalah sekarang lebih ke banyak anak-anak SMA maupun STM. Dan ini juga bagian dari pada yang harus saling jaga bersama warga. Ya ketika beberapa hari, mohon maaf atas ketidaknyamanan,” kata Deddy.
Sejumlah fasilitas transportasi umum di Jakarta mengalami kerusakan parah akibat aksi pembakaran, perusakan, penjarahan, hingga vandalisme.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menjelaskan, Pemprov DKI mencatat total kerugian mencapai sekitar Rp51 miliar. Rinciannya:
1. Kerusakan infrastruktur MRT Jakarta sebesar Rp3,3 miliar.
2. Kerugian Transjakarta sekitar Rp41,6 miliar.
3. Kerusakan 58 unit CCTV senilai Rp5,5 miliar.
Dari data Pemprov DKI, sebanyak 22 halte Transjakarta mengalami kerusakan akibat demo. Rinciannya, 7 halte terbakar dan dijarah, sedangkan 16 halte dirusak dan dicoret-coret dengan aksi vandalisme.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.