Skip to main content
Iklan

Indonesia

100 angkot tua Jakarta akan diganti Mikrotrans listrik, sopir ugal-ugalan dievaluasi

Sebanyak 68 persen keluhan warga Jakarta terhadap layanan angkot berkaitan dengan sopir yang ugal-ugalan, disusul 22 persen karena perilaku sopir yang judes.

100 angkot tua Jakarta akan diganti Mikrotrans listrik, sopir ugal-ugalan dievaluasi

Mikrotrans listrik Jakarta (berita Jakarta)

JAKARTA: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berencana melakukan peremajaan terhadap 100 unit angkot tua di wilayah Ibu Kota dengan Mikrotrans listrik (EV) yang dilengkapi AC, CCTV, GPS, dan fitur keselamatan modern.

Langkah ini merupakan bagian dari upaya peningkatan kualitas transportasi umum agar lebih aman, nyaman, dan ramah lingkungan.

Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, mengatakan program tersebut akan dilakukan secara bertahap mulai akhir tahun ini.

“100 unit angkot tua diganti dengan Mikrotrans EV (Electric Vehicle) ber-AC, CCTV, GPS, dan fitur keselamatan,” ungkapnya dalam keterangan tertulis, dikutip dari Tempo, Senin (17/11).

PEREMAJAAN DAN EVALUASI SOPIR

Tahap pertama peremajaan akan dilakukan pada Desember 2025 sebanyak 50 unit, disusul tahap kedua pada Februari 2026 untuk 50 unit lainnya.

Armada baru ini akan dikelola oleh tiga operator, yakni Koperasi Wahana Kalpika (KWK), Mayasari Bakti, dan Steady Safe, yang sebelumnya telah bermitra dengan Pemprov DKI dalam pengelolaan transportasi publik.

Pemprov DKI Jakarta saat ini juga tengah melakukan evaluasi terhadap pramudi (sopir) Mikrotrans JakLingko, setelah menerima 1.127 keluhan masyarakat sepanjang Januari–Oktober 2025.

Sebanyak 68 persen keluhan berkaitan dengan sopir ugal-ugalan, 22 persen karena sikap tidak ramah dan judes, dan 10 persen karena pengemudi membawa keluarga saat bekerja.

Menanggapi hal itu, Gubernur Jakarta Pramono Anung Wibowo memerintahkan agar sopir yang tetap ugal-ugalan setelah evaluasi diberhentikan.

Namun, Pemprov tetap memberikan kesempatan bagi sopir lama melalui program pelatihan ulang dan sertifikasi resmi.

Kurikulum pelatihan mencakup Defensive Driving, Service Excellence, Safety & Emergency, Digital Ticketing, dan Etika Profesi.

Peserta yang lulus akan memperoleh sertifikat dari LSP TransJakarta berlisensi BNSP No. LSP-2024-001 dengan masa berlaku tiga tahun.

Pemprov juga menargetkan 1.000 sopir baru untuk mengikuti pelatihan sebelum direkrut memperkuat armada Mikrotrans listrik.

Sementara sopir lama yang gagal dua kali masih diberi kesempatan mengikuti pelatihan remedial gratis atau dialihkan ke rute lain di luar layanan Mikrotrans seperti feeder BRT.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan