Skip to main content
Iklan

Dunia

Trump mulai lawatan ke Timur Tengah, kata sumbangan pesawat Qatar tawaran murah hati 

Trump mulai lawatan ke Timur Tengah, kata sumbangan pesawat Qatar tawaran murah hati 

Presiden AS Donald Trump menuju Marine One saat ia berangkat ke Arab Saudi dari South Lawn di Gedung Putih di Washington, D.C., AS, 12 Mei 2025. (REUTERS/Nathan Howard)

13 May 2025 12:03PM (Diperbarui: 13 May 2025 12:29PM)

WASHINGTON: Presiden AS Donald Trump memulai lawatan empat hari ke Timur Tengah pada Selasa (13/5) yang akan membawanya ke Arab Saudi dan negara-negara Teluk utama termasuk Qatar dan Uni Emirat Arab.

Lawatan tersebut dilakukan saat para senator Demokrat AS mempertanyakan pemerintahan Trump karena setuju menerima hadiah mahal dari negara asing termasuk tawaran pesawat mahal dari pemerintah Qatar.

Perhentian pertama Trump dalam lawatan ini adalah mengunjungi penguasa de facto Arab Saudi, Putra Mahkota Mohammed bin Salman, untuk berunding mengenai upaya AS untuk membongkar program nuklir Iran, mengakhiri perang di Gaza, menekan harga minyak, dan banyak lagi.

Putra mahkota akan menjamu Trump dengan jamuan makan malam resmi dan menjadi tuan rumah pertemuan anggota Dewan Kerjasama Teluk, yang terdiri dari Bahrain, Kuwait, Oman, Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab.

Sebelum meninggalkan Washington, Trump menepis kekhawatiran etis tentang rencananya untuk menerima hadiah pesawat dari keluarga kerajaan Qatar, dengan mengatakan bahwa akan "bodoh" jika menolak tawaran yang murah hati itu.

Pesawat mewah senilai $400 juta, yang akan diperlengkapi untuk berfungsi sebagai Air Force One, akan menjadi salah satu hadiah paling berharga yang pernah diterima oleh pemerintah AS. Berita tentang tawaran itu langsung menuai kritik dari Demokrat dan pendukung pemerintahan yang baik, yang memperingatkan bahwa itu adalah konflik kepentingan yang dapat memengaruhi keputusan presiden.

Trump mengatakan pesawat Boeing 747-8 itu pada akhirnya akan disumbangkan ke perpustakaan kepresidenannya - sebuah tempat penyimpanan yang menyimpan materi penelitian dari pemerintahannya - dan bahwa ia tidak berencana untuk menggunakannya untuk keperluan pribadi setelah meninggalkan jabatan.

ISYARAT BAIK 

"Saya pikir itu isyarat yang baik dari Qatar. Saya sangat menghargainya. Saya tidak akan pernah menolak tawaran semacam itu," kata Trump kepada wartawan di Gedung Putih sebelum berangkat untuk perjalanan ke Timur Tengah.

"Maksud saya, saya bisa menjadi orang bodoh yang mengatakan, 'Tidak, kami tidak menginginkan pesawat gratis yang sangat mahal,'" kata Trump.

Presiden dari Partai Republik itu mengaitkan tawaran itu dengan rasa terima kasih atas bantuan AS dalam pertahanan negara-negara di kawasan itu termasuk Qatar, Arab Saudi, dan Uni Emirat Arab, yang semuanya merupakan tempat singgah dalam rencana perjalanannya minggu ini.

Trump juga mengatakan bahwa menerimanya adalah keputusan yang praktis, dan bahwa ia kecewa karena Boeing membutuhkan waktu lama untuk mengirimkan pesawat Air Force One baru yang dipesannya selama masa jabatan pertamanya sebagai presiden.

Para pengkritik tawaran tersebut mengatakan bahwa hal itu tidak etis dan mungkin tidak konstitusional.

Senator Demokrat Brian Schatz, Chris Murphy, Cory Booker, dan Chris Coons mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa penerimaan Trump atas hadiah tersebut akan menciptakan konflik kepentingan yang jelas, menimbulkan pertanyaan keamanan nasional yang serius, dan mengundang pengaruh asing.

Perwakilan AS Joe Courtney dari Connecticut, anggota senior Demokrat di Subkomite Kekuatan Laut dan Kekuatan Proyeksi DPR, mengatakan bahwa hal itu akan mengalihkan perhatian dari upaya Angkatan Udara untuk mempercepat pengiriman armada Air Force One yang sebenarnya.

Juru bicara Gedung Putih Karoline Leavitt mengatakan rincian hukum seputar sumbangan ke Departemen Pertahanan masih sedang dikerjakan dan bahwa pemerintahan Trump tidak khawatir tentang apa yang mungkin diminta Qatar sebagai imbalannya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: AGENCIES/ih

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan