Tersangka diselidiki polisi Inggris setelah serangan siber mengganggu bandara Eropa
Gangguan pada sistem check-in dan boarding yang disebabkan oleh serangan siber yang telah mengganggu beberapa bandara utama Eropa, pada 20 September 2025. (Foto arsip: REUTERS/Isabel Infantes)
LONDON: Polisi Inggris mengatakan pada Rabu (24/9) seorang pria telah ditangkap sebagai bagian dari penyelidikan serangan ransomware yang mengganggu bandara-bandara di seluruh Eropa.
Tersangka diyakini terlibat dalam serangan siber terhadap Collins Aerospace, milik RTX, yang melumpuhkan sistem check-in di bandara dan menyebabkan gangguan perjalanan yang meluas antar kota-kota di Eropa.
Badan Kejahatan Nasional mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pria tersebut, berusia 40-an, ditangkap pada Selasa atas dugaan pelanggaran Undang-Undang Penyalahgunaan Komputer dan telah dibebaskan dengan jaminan bersyarat.
"Meskipun penangkapan ini merupakan langkah positif, penyelidikan atas insiden ini masih dalam tahap awal dan masih berlangsung," ujar Wakil Direktur NCA, Paul Foster.
Masih belum jelas kelompok kriminal mana yang berada di balik peretasan minggu lalu. Seorang juru bicara NCA menolak memberikan rincian lebih lanjut.
Geng ransomware secara rutin mempublikasikan serangan dan membocorkan data curian di "situs kebocoran" web gelap, tetapi situs web yang memantau portal tersebut, hingga Rabu, belum mendeteksi adanya kelompok yang mengklaim peretasan tersebut.
MALWARE BERBAHAYA
Ransomware adalah perangkat lunak berbahaya atau malware yang digunakan oleh penjahat siber untuk mengenkripsi data perusahaan dan menuntut pembayaran atas pelepasannya.
Mereka biasanya beroperasi secara diam-diam, dan banyak yang mencoba menghindari target yang mungkin mendapatkan perhatian yang tidak diinginkan dari lembaga penegak hukum.
Serangan terhadap Collins Aerospace adalah yang terbaru dari serangkaian peretasan daring di Eropa yang telah menimbulkan konsekuensi luring yang signifikan.
Produsen mobil terbesar Inggris, Jaguar Land Rover, yang dimiliki oleh Tata Motors India, mengatakan pada hari Selasa bahwa mereka memperpanjang penutupan pabriknya hingga 1 Oktober menyusul peretasan bulan ini yang melumpuhkan operasinya dan membuat pemasok yang lebih kecil kesulitan.
Bandara Berlin, salah satu dari beberapa bandara di seluruh Eropa yang terdampak peretasan Collins Aerospace, mengatakan pada hari Rabu bahwa mungkin diperlukan beberapa hari lagi sebelum perangkat lunaknya kembali berfungsi dan aman, kata operator BER dalam sebuah pernyataan.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.