Presiden Suriah ke Gedung Putih, Donald Trump: Ada berapa istrimu?
Presiden AS Donald Trump bertemu dengan Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa di Riyadh, Arab Saudi, pada 14 Mei 2025. (Saudi Press Agency/Foto Arsip via REUTERS)
Sebuah percakapan ringan yang viral terjadi dalam pertemuan antara Presiden Suriah Ahmed al-Sharaa dan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Gedung Putih, Washington DC, pada Senin lalu (10/11).
Dalam pertemuan tersebut, Trump memberikan hadiah parfum untuk al-Shaara dan delegasi, sambil menyemprotkannya ke tubuh mereka. Trump mengatakan, "ini adalah wewangian terbaik".
Kemudian Trump berucap sesuatu yang memancing gelak tawa.
"Dan ini satu lagi (parfum) untuk istrimu," kata Trump, kemudian disusul dengan bertanya, "ada berapa istrimu?"
"Satu," kata Al-Sharaa sambil tersenyum.
“Dengan kalian, saya tidak pernah tahu,” sahut Trump.
Ini adalah kali pertama al-Sharaa ke Amerika Serikat. Sebelumnya, AS telah mencabut status teroris terhadap al-Sharaa dan menyatakan siap bekerja sama dengan pemerintahan baru Suriah.
Trump dan al-Sharaa sebelumnya telah bertemu dua kali, yaitu pada Mei lalu di sela pertemuan Dewan Kerja Sama Teluk dan dalam jamuan makan malam Majelis Umum PBB pada September.
Al-Sharaa menggulingkan rezim Bashar al-Assad hampir setahun lalu. Sejak itu, ia berupaya mengubah citranya dari jihadis menjadi pemimpin negara yang berdaulat, salah satunya dengan melakukan kunjungan ke berbagai negara.
“Kita semua punya masa lalu yang sulit, tapi dia benar-benar punya masa lalu yang berat. Dan saya rasa, sejujurnya, kalau Anda tidak punya masa lalu yang berat, Anda tidak akan punya peluang,” kata Trump menyinggung masa lalu al-Sharaa, seperti dikutip Reuters.
NBC News melaporkan bahwa al-Sharaa telah sepakat bergabung dengan koalisi pimpinan AS untuk menumpas kelompok militan ISIS di Timur Tengah. Suriah juga diizinkan membuka kembali kedutaannya di Washington.
“Amerika Serikat akan mengizinkan Suriah melanjutkan operasional kedutaannya di Washington untuk memperkuat kerja sama di bidang kontra-terorisme, keamanan, dan ekonomi,” ujar seorang pejabat senior pemerintahan kepada NBC News.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.