Skip to main content
Iklan

Dunia

Prabowo pamer MBG di Davos: Produksi 59,8 juta porsi siap kalahkan McDonald’s

Program Makan Bergizi Gratis dipamerkan di WEF sebagai contoh kebijakan sosial berskala besar berdampak ekonomi.

Prabowo pamer MBG di Davos: Produksi 59,8 juta porsi siap kalahkan McDonald’s

Presiden Prabowo Subianto berbicara di World Economic Forum (WEF) di Davos, Swiss, Kamis (22/1/2026). (Reuters/Denis Balibouse)

DAVOS: Di hadapan para pemimpin dunia di World Economic Forum (WEF) Davos, Presiden Prabowo Subianto memamerkan capaian program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai contoh kebijakan sosial berskala besar yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat. 

Program tersebut dipaparkan sebagai salah satu pilar utama strategi pembangunan manusia Indonesia.

Berbicara di Davos, Swiss, Kamis (22/1), Prabowo menyampaikan bahwa program MBG telah melayani 59,8 juta porsi makanan bagi lebih dari 59 juta warga Indonesia, mencakup anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, hingga lansia. Ia menegaskan capaian tersebut diraih dalam waktu relatif singkat sejak program mulai berjalan.

Menurut Prabowo, keberhasilan MBG tidak lepas dari kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan sejak awal masa pemerintahannya. 

“Dua bulan pertama pemerintahan saya, kami melaksanakan program efisiensi ketat. Kami menghemat US$80 miliar dengan menyetop program tak efisien dari budget,” kata presiden sebagaimana disiarkan melalui YouTube Sekretariat Presiden. 

“Kami mengalihkan dana ini ke proyek yang secara langsung meningkatkan taraf hidup dan berdampak pada semua masyarakat,” lanjutnya.

Ia menjelaskan, pada hari pertama pelaksanaan MBG pada 6 Januari 2025, pemerintah memulai program dengan 190 dapur yang melayani sekitar 570.000 orang per hari.

“Hari ini, dalam 1 tahun, sudah ada 21.102 dapur yang melayani skala nasional. Per tadi malam, kami memproduksi 59,8 juta makanan untuk 59,8 juta anak, ibu, dan lansia yang tinggal sendiri. Mereka mendapat makanan tersebut setiap hari,” papar Kepala Negara.

AMBISI KALAHKAN MCDONALD’S

Prabowo menyebut dalam waktu dekat kapasitas produksi MBG akan mencapai 68 juta porsi makanan per hari, melampaui jumlah produksi harian jaringan restoran cepat saji McDonald’s. 

“Sebagai konteks, dalam waktu 1 bulan, kami akan melampaui McDonalds yang memproduksi 68 juta makanan sehari,” ucapnya.

Lebih jauh, pemerintah menargetkan produksi MBG mencapai 82,9 juta porsi per hari. 

Sasaran program ini mencakup seluruh anak Indonesia sejak dalam kandungan hingga usia 18 tahun, dengan target penerima mencapai 82,9 juta orang pada akhir 2026.

Prabowo membandingkan capaian luar biasa tersebut dengan perjalanan panjang industri makanan cepat saji global. 

“Saya kira McD memulai dapur pertamanya pada 1940. Untuk mencapai 60 juta makanan, mereka butuh 50 tahun lebih. Saya harap, kami akan mencapai 82,9 (juta makanan) pada akhir Desember ini. Tapi orang-orang saya bilang kami bisa mencapainya sebelum Desember,” katanya.

Selain meningkatkan kesehatan dan gizi masyarakat, Prabowo menekankan program MBG juga memberikan efek ekonomi yang signifikan. 

Lebih dari 61 ribu UMKM dan koperasi terlibat sebagai pemasok bahan pangan maupun penyedia makanan dalam program ini. Di sisi ketenagakerjaan, MBG disebut telah menciptakan lebih dari 600 ribu lapangan kerja melalui Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Ia optimistis dampak ekonomi MBG akan terus meluas. 

“Pada puncaknya, kami optimistis jumlah ini akan mencapai 1,5 juta pekerjaan langsung. Jika dihitung bersama para vendor dan pemasok, akan ada lebih dari 1 juta mata pencaharian tambahan yang terdampak dan meningkat,” urai presiden berusia 74 tahun itu. 

 

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan