Skip to main content
Iklan

Dunia

Kepala Pentagon Hegseth panggil rapat mendadak komandan militer AS di seluruh dunia ke Virginia

Tidak jelas mengapa pertemuan itu diadakan dengan pemberitahuan yang begitu singkat, menurut para pegawai militer yang terdampak. 

Kepala Pentagon Hegseth panggil rapat mendadak komandan militer AS di seluruh dunia ke Virginia

Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth berpidato dalam sebuah upacara penghormatan tawanan perang, di Pentagon, Washington, D.C., AS, 19 September 2025. (Foto: Reuters/Daniel Becerril/Foto Arsip)

WASHINGTON: Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth telah memerintahkan para perwira militer senior dari seluruh dunia untuk berkumpul di Quantico, Virginia minggu depan, kata para pejabat pada hari Kamis (25/9), dalam sebuah pertemuan langka yang dihadiri para jenderal dan laksamana senior di satu lokasi.

Tidak jelas mengapa pertemuan itu diadakan dengan pemberitahuan yang begitu singkat. Dua pejabat mengatakan kurangnya penjelasan telah menciptakan ketidakpastian di antara mereka yang diharapkan hadir, beberapa di antaranya mengawasi ribuan pasukan di seluruh dunia.

(Para pegawai yang terdampak) terpaksa berebut untuk mengubah rencana mereka dan melihat apakah mereka harus hadir," kata seorang pejabat AS kepada Reuters.

Juru bicara Pentagon, Sean Parnell, hanya mengonfirmasi bahwa "Menteri Perang akan berbicara kepada para pemimpin militer seniornya awal minggu depan", tanpa memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah atau agenda.

PANGGILAN MENDADAK, PERTEMUAN LANGKA

Mengumpulkan begitu banyak perwira tinggi di satu tempat bukanlah hal yang biasa. Amerika Serikat memiliki komandan senior yang ditempatkan dari Korea Selatan dan Jepang hingga Timur Tengah.

Pertemuan ini terjadi ketika Hegseth, mantan pembawa acara televisi, bergerak cepat untuk merombak Pentagon di bawah agenda keamanan nasional Presiden Donald Trump. 

Trump telah memerintahkan Departemen Pertahanan untuk mengganti namanya menjadi Departemen Perang, sebuah perubahan yang memerlukan persetujuan kongres.

Pemanggilan mendadak ini juga terjadi ketika Gedung Putih bersiap menghadapi kemungkinan penutupan pemerintah jika Kongres tidak menyetujui pendanaan baru pada akhir 30 September. 

Para pejabat secara pribadi telah memperingatkan bahwa gelombang baru PHK massal dapat menyusul, memicu spekulasi bahwa ketidakpastian seputar pertemuan minggu depan mungkin terkait dengan persiapan tersebut.

PERUBAHAN KEPEMIMPINAN MILITER

Sejak menjabat, Hegseth telah memecat tokoh-tokoh senior termasuk Jenderal Angkatan Udara C.Q. Brown, yang saat itu menjabat sebagai Ketua Kepala Staf Gabungan, serta beberapa laksamana dan jenderal dalam apa yang digambarkan oleh para analis sebagai perombakan yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Pada bulan Agustus, ia memberhentikan kepala badan intelijen Pentagon dan dua komandan senior lainnya. Sebelumnya, pada bulan Mei, ia memerintahkan pemotongan 20 persen jumlah perwira bintang empat, serta pengurangan di Garda Nasional dan posisi jenderal serta perwira tinggi lainnya.

"Lebih banyak jenderal dan laksamana tidak akan menghasilkan lebih banyak kesuksesan," kata Hegseth saat itu.

Kini, banyak dari perwira tersebut diperkirakan berada di ruangan yang sama.

"Ini mungkin lebih biasa daripada yang dipikirkan orang ... tetapi kurangnya kejelasan ini tidak membantu," kata pejabat AS lainnya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: AGENCIES/CNA/ih

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan