Skip to main content
Iklan

Dunia

Pemerintah AS di ambang penutupan, Kongres gagal capai kesepakatan memperpanjang pendanaan

Pemerintah AS di ambang penutupan, Kongres gagal capai kesepakatan memperpanjang pendanaan

Wakil Presiden AS JD Vance berbicara di samping Ketua DPR Mike Johnson, Direktur Kantor Manajemen dan Anggaran Russell Vought, dan Pemimpin Mayoritas Senat John Thune di Gedung Putih di Washington, DC, AS, pada 29 September 2025. (Foto: Reuters/Jonathan Ernst).

WASHINGTON: Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan lawannya dari Partai Demokrat tampaknya tidak mencapai banyak kemajuan dalam pertemuan di Gedung Putih yang bertujuan untuk mencegah penutupan pemerintahan yang dapat mengganggu berbagai layanan secepatnya pada hari Rabu (1/10).

Kedua belah pihak keluar dari pertemuan tersebut dengan mengatakan bahwa pihak lain akan bersalah jika Kongres gagal memperpanjang pendanaan pemerintah melewati batas waktu Selasa tengah malam waktu Washington. 

"Saya pikir kita sedang menuju penutupan pemerintahan," kata Wakil Presiden JD Vance.

Partai Demokrat mengatakan kesepakatan apa pun untuk memperpanjang batas waktu tersebut juga harus mempertahankan manfaat kesehatan yang akan berakhir, sementara Partai Republik yang dipimpin Trump bersikeras bahwa pendanaan kesehatan dan pemerintah harus ditangani sebagai isu terpisah.

Pemimpin Senat dari Partai Demokrat, Chuck Schumer, mengatakan kedua belah pihak "memiliki perbedaan yang sangat besar".

Jika Kongres tidak bertindak, ribuan pegawai pemerintah federal dapat dirumahkan, mulai dari NASA hingga taman nasional, dan berbagai layanan akan terganggu. Pengadilan federal mungkin harus tutup dan hibah untuk usaha kecil dapat ditunda.

Kebuntuan anggaran telah menjadi hal yang relatif rutin di Washington selama 15 tahun terakhir dan seringkali diselesaikan pada menit terakhir. Namun, kesediaan Trump untuk mengesampingkan atau mengabaikan undang-undang pengeluaran yang disahkan Kongres telah menyuntikkan dimensi ketidakpastian baru.

TIDAK MENYETUJUI PENDANAAN KONGRES

Trump telah menolak untuk membelanjakan miliaran dolar yang disetujui Kongres dan mengancam akan memperpanjang pembersihan pegawai federal jika Kongres mengizinkan pemerintah untuk ditutup. Sejauh ini, hanya segelintir lembaga yang telah menerbitkan rencana yang merinci bagaimana mereka akan bertindak jika terjadi penutupan.

Gedung Putih merilis perintah eksekutif pada Senin malam yang memperpanjang masa berlaku lebih dari 20 komite penasihat federal hingga tahun 2027. Masih belum jelas bagaimana komite-komite ini—yang memberi nasihat kepada presiden di berbagai bidang, termasuk perdagangan dan keamanan nasional—akan didanai di tengah ketidakpastian penutupan pemerintah yang masih berlang

SEBAGIAN KECIL ANGGARAN

Yang menjadi masalah adalah pengeluaran "diskresioner" sebesar US$1,7 triliun yang mendanai operasional lembaga, yang jumlahnya sekitar seperempat dari total anggaran pemerintah sebesar US$7 triliun. Sebagian besar sisanya dialokasikan untuk program kesehatan dan pensiun serta pembayaran bunga atas utang yang terus meningkat sebesar US$37,5 triliun.

Sebelum pertemuan Gedung Putih, Partai Demokrat mengajukan rencana yang akan memperpanjang pendanaan saat ini selama tujuh hingga 10 hari, menurut sumber-sumber dari Partai Demokrat, yang dapat mengulur waktu untuk menyusun kesepakatan yang lebih permanen. Rencana ini lebih pendek daripada jangka waktu yang didukung oleh Partai Republik, yang akan memperpanjang pendanaan hingga 21 November.

Telah terjadi 14 penutupan pemerintah sebagian sejak tahun 1981, sebagian besar hanya berlangsung beberapa hari. Yang terbaru juga merupakan yang terpanjang, berlangsung selama 35 hari pada tahun 2018 dan 2019 akibat perselisihan imigrasi selama masa jabatan pertama Trump.

Kali ini, layanan kesehatan menjadi isu utama. Sekitar 24 juta warga Amerika yang mendapatkan perlindungan melalui Undang-Undang Perawatan Terjangkau akan mengalami kenaikan biaya jika Kongres tidak memperpanjang keringanan pajak sementara yang akan berakhir pada akhir tahun ini.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: AGENCIES/ih

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan