Jepang dan Uni Emirat Arab dinobatkan destinasi liburan paling aman di Asia
Tingginya rasa aman memberi keleluasaan bagi wisatawan untuk lebih fokus menikmati pengalaman perjalanan tanpa harus terus-menerus waspada terhadap potensi kejahatan.
Persimpangan terkenal distrik Shibuya di Tokyo, Jepang. (Reuters/Kim Kyung-Hoon)
TOKYO: Jepang dan Uni Emirat Arab masuk daftar negara teraman di Asia bagi wisatawan pada 2026 versi perusahaan asuransi perjalanan Berkshire Hathaway Travel Protection.
Khusus untuk Negeri Sakura, penilaian ini kembali menegaskan posisi Jepang sebagai destinasi unggulan bagi pelancong yang mengutamakan faktor keamanan saat bepergian.
Tingkat keamanan tinggi di Jepang didorong oleh kombinasi berbagai faktor. Penegakan hukum yang tegas, regulasi kepemilikan senjata yang ketat, serta budaya sosial yang menekankan harmoni dan penghindaran konflik menjadi fondasi utama.
Struktur sosial masyarakat Jepang yang tertib dan menjunjung tinggi norma turut menciptakan lingkungan publik yang aman.
Konsistensi aparat dalam menindak pelanggaran hukum juga dinilai berperan besar. Nilai budaya yang mengutamakan keselarasan sosial membuat potensi gangguan ketertiban umum dan kriminalitas jalanan relatif rendah.
Bahkan, kehidupan malam di kota-kota besar Jepang dianggap aman bagi wisatawan asing.
PERINGKAT GLOBAL DAN METODOLOGI PENILAIAN
Dalam peringkat global negara teraman untuk liburan, Jepang menempati posisi kesembilan dunia. Posisi teratas ditempati oleh Belanda dan Australia, disusul Austria di peringkat ketiga. Islandia dan Kanada melengkapi lima besar negara teraman secara global.
Dari kawasan Asia, hanya Jepang dan Uni Emirat Arab yang berhasil menembus 10 besar dunia.
Mengutip laporan Travel+Leisure edisi Kamis (15/1), pemeringkatan ini disusun berdasarkan survei terhadap pelancong asal Amerika Serikat mengenai pengalaman serta rasa aman mereka saat mengunjungi berbagai negara di Asia.
Data subjektif itu kemudian dipadukan dengan indikator objektif global, seperti Global Peace Index, Numbeo, dan GeoSure.
Tingginya rasa aman memberi keleluasaan bagi wisatawan untuk lebih fokus menikmati pengalaman perjalanan tanpa harus terus-menerus waspada terhadap potensi kejahatan. Faktor tersebut turut memperkuat daya tarik Jepang di mata wisatawan internasional.
Tak hanya unggul dari sisi keamanan, Jepang juga terpilih sebagai “Destinasi Paling Favorit di Dunia” tahun ini berdasarkan pilihan pembaca Condé Nast Traveler. Popularitas itu tercermin dari lonjakan jumlah kunjungan wisatawan.
Sepanjang Januari hingga November 2025, Jepang mencatat kedatangan 39,07 juta pengunjung, meningkat 17 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.