Indonesia Culinary Day 2025 meriahkan Maryland, angkat kuliner dan budaya Nusantara ke panggung Amerika
Maestro angklung Sam Udjo menggelar sesi permainan angklung interaktif yang disambut hangat oleh warga lokal Amerika Serikat.
FREDERICK: Festival Indonesia Culinary Day 2025 sukses digelar di Carroll Creek, Frederick, Maryland, Amerika Serikat pada Sabtu (2/8), menghadirkan kekayaan kuliner dan budaya Tanah Air di tengah antusiasme ribuan pengunjung.
Acara ini merupakan hasil kolaborasi antara Indonesia Education and Culture Network (IDECN) dan Asian American Center of Frederick (AACF), serta mendapat dukungan dari berbagai komunitas diaspora Indonesia dan lembaga pemerintah setempat, demikian bunyi siaran pers yang diterima CNA Indonesia, Senin siang (4/8).
Festival dibuka secara resmi dengan prosesi menyanyikan lagu kebangsaan Amerika Serikat dan Indonesia. Sejumlah tokoh hadir dalam pembukaan, antara lain Kuasa Usaha Ad Interim KBRI Washington DC Ida Bagus Made Bimantara, Wali Kota Frederick Michael O’Connor, serta Direktur Administrasi Kantor Gubernur Maryland Christina Poy.
Lebih dari 3.000 pengunjung dari wilayah Washington DC, Maryland, dan Virginia (DMV area) memadati lokasi acara yang menampilkan deretan vendor makanan, produk UMKM, dan kerajinan tangan dari diaspora Indonesia yang datang dari sejumlah negara bagian mulai dari Maryland, Virginia, Pennsylvania hingga New York.
Salah satu sorotan utama festival ini adalah panggung budaya yang menyajikan pertunjukan warisan budaya takbenda Indonesia yang telah diakui UNESCO. Pengunjung disuguhkan tari-tarian tradisional, pertunjukan pencak silat, peragaan batik dan kebaya, serta pertunjukan wayang, gamelan, dan angklung.
Maestro angklung asal Bandung, Sam Udjo, bersama grup AFOSE yang dipandu Wanti Syarif, menggelar sesi permainan angklung interaktif yang disambut meriah oleh audiens lokal.
Area anak turut disediakan, lengkap dengan aktivitas edukatif seperti membatik bersama Ratna Carry, membuat wayang dengan Nona K. Morris, serta face painting dan henna art oleh komunitas Hope 4 Our Children.
Desainer kebaya asal Maryland, Nuri Auger, juga turut memamerkan koleksi kebaya rancangannya dalam sesi peragaan busana yang melibatkan model-model muda diaspora Indonesia.
Pengunjung menyampaikan kegembiraan mereka karena bisa menikmati beragam hidangan khas Nusantara — dari rendang, sate, kambing guling, lumpia, hingga kopi dan minuman tradisional — sekaligus mengenal budaya Indonesia secara langsung.
IDECN sebagai penyelenggara turut membagikan cendera mata berupa miniatur angklung dan wayang kepada pengunjung.
Beberapa pengunjung bahkan menyatakan ketertarikannya untuk mengikuti kelas angklung yang ditawarkan di kota Frederick.
“Atas nama IDECN, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh mitra, donatur, relawan, vendor, dan pengisi acara atas semangat gotong royong yang telah membuat acara ini berhasil,” demikian pernyataan resmi panitia.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.