Skip to main content
Iklan

Dunia

Assad tumbang, Kedubes Suriah di Jakarta langsung ganti bendera

Bendera Suriah dengan warna merah, putih, dan hitam dengan dua bintang di tengah telah digantikan oleh bendera hijau, putih, dan hitam dengan tiga bintang di tengah.

Assad tumbang, Kedubes Suriah di Jakarta langsung ganti bendera
Para wanita mengambil foto mantan Presiden Suriah Bashar al-Assad yang rusak di tengah perayaan besar setelah pemberontak Suriah mengumumkan bahwa mereka telah menggulingkan Assad pada 8 Desember. (Reuters)

JAKARTA: Kedutaan Besar Suriah di Jakarta mengambil langkah tak terduga dengan mengganti foto profil di Facebook pada Senin (9/12), sehari setelah rezim Bashar al-Assad digulingkan kelompok pemberontak Hayat Tahrir al-Sham (HTS) di bawah pimpinan Abu Mohammad al-Julani 

Foto profil yang sebelumnya menampilkan bendera Suriah dengan warna merah, putih, dan hitam dengan dua bintang di tengah telah digantikan oleh bendera hijau, putih, dan hitam dengan tiga bintang di tengah.

Bendera ini dikenal sebagai simbol perjuangan kelompok oposisi serta pasukan pemberontak anti-Assad.

Dalam pernyataan resmi yang diunggah melalui akun Facebook-nya, Kedutaan Suriah di Jakarta mengonfirmasi perubahan tersebut.

Bendera baru ini merupakan versi modifikasi dari bendera kemerdekaan yang pertama kali digunakan pada 1932.

Namun, bagi kelompok pemberontak, bendera ini memiliki makna lebih mendalam sebagai simbol perlawanan terhadap rejim tirani Assad.

“Hari ini, Anda menulis lembaran baru dalam sejarah Suriah untuk membangun sebuah perjanjian dan pakta nasional yang menyatukan rakyat Suriah tanpa perpecahan guna menciptakan tanah air yang dihiasi keadilan dan kesetaraan, di mana seluruh rakyat memiliki hak dan kewajiban yang setara, jauh dari dominasi satu suara. Kewarganegaraan menjadi dasar segalanya.

Kementerian Luar Negeri dan Ekspatriat Republik Arab Suriah, beserta misi diplomatiknya di seluruh dunia, berkomitmen untuk terus melayani warga negara dan mengurus kepentingan mereka sesuai kepercayaan yang diberikan dalam mewakili rakyat Suriah,” tulis Kedubes itu.

Langkah serupa juga dilakukan oleh Kedutaan Besar Suriah di beberapa negara lain, termasuk Malaysia dan Mesir, yang mengganti foto profil mereka dengan bendera oposisi.

Pergantian ini terjadi setelah kelompok pemberontak berhasil menggulingkan dinasti Assad yang telah berkuasa hampir 54 tahun, pada Minggu (8/12).

Militer Suriah telah mengonfirmasi berakhirnya pemerintahan Bashar Al-Assad setelah serangan kilat kelompok oposisi dalam 10 hari berhasil merebut wilayah strategis, termasuk ibu kota Damaskus dan kota penting Aleppo.

Perdana Menteri Mohammad al-Jalali yang memutuskan tetap tinggal di Damaskus telah menyatakan kesediaannya untuk memimpin pemerintahan transisi Suriah bekerja sama dengan kelompok pemberontak itu.

Sementara itu Assad sendiri telah kabur ke pengasingan di Moskow, Rusia.

Jatuhnya Assad bisa dikatakan menjadi momen terbesar sejak perang saudara Suriah dimulai pada Maret 2011.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan