Ahmed, imigran asal Suriah, jadi pahlawan pada insiden penembakan Australia
Ahmed tanpa pikir panjang menyerang pelaku dan berhasil merebut senjatanya meski dia sendiri mengalami luka tembak.
Ahmed el Ahmed (berbaju putih) menyerang pelaku penembakan di Pantai Bondi, Australia, pada Minggu (14/12).
SYDNEY: Penembakan pada festival Yahudi di Pantai Bondi, Sydney, Australia, menyisakan kisah kepahlawanan. Seorang imigran asal Suriah, Ahmed el Ahmed, rela mempertaruhkan nyawanya demi melumpuhkan salah satu pelaku penembakan yang menewaskan sedikitnya 16 orang itu.
Dalam penembakan yang terjadi pada Minggu (14/12) di tengah festival "Hanukkah Tepi Laut" di Taman Archer, dekat Pantai Bondi, Ahmed yang berkaus putih terekam kamera mengendap di belakang salah satu pelaku penembakan.
Ketika sudah dekat, Ahmed dalam rekaman yang kini viral itu langsung menyergap pelaku. Keduanya bergumul sebelum akhirnya Ahmed berhasil merebut senapan laras panjang dari tangan pelaku.
Pelaku kemudian berlari, dikejar oleh warga yang melintas. Dalam rekaman lainnya, pelaku ini menembaki kerumunan dengan seorang pelaku lainnya, memicu kepanikan.
Pelaku adalah Sajid Akram, 50, dan Naveed Akram, 24, dan diketahui adalah ayah dan anak. Sajid tewas dalam baku tembak dengan polisi, sementara Naveed berhasil ditangkap polisi.
Dalam peristiwa itu, Ahmed tertembak dua kali dan dilarikan ke rumah sakit St George di Sydney. Kondisinya dilaporkan membaik setelah menjalani operasi.
Menurut sepupunya, Jozay Alkanj, mereka tengah keluar membeli kopi di Pantai Bondi ketika penembakan terjadi. Tanpa pikir panjang, kata Alkanj, Ahmed berusaha melumpuhkan pelakunya.
“Dia berkata, ‘Aku akan mati, tolong temui keluargaku [dan katakan pada mereka] bahwa aku menyelamatkan nyawa orang-orang,’” kata Alkanj, sebelum Ahmed bergerak merebut senapan dari penembak.
JADI PAHLAWAN
Menurut The Sydney Morning Herald, Ahmed adalah seorang Muslim imigran asal Suriah yang datang ke Australia lebih dari 10 tahun lalu. Di Australia, pria 43 tahun yang memiliki dua putri itu membuka usaha tembakau.
Ahmed dielu-elukan sebagai pahlawan dalam peristiwa itu. Banyak yang mengatakan korban jiwa akan jauh lebih banyak jika dia tidak bertindak.
Sebagai bentuk apresiasi, lebih dari seribu orang telah mengumpulkan lebih dari US$290.000 (Rp4,83 miliar) untuk Ahmed melalui platform crowdfunding GoFundMe
Di antara para donatur terdapat miliarder Amerika Serikat Bill Ackman, yang menyumbang US$100.000 (Rp1,66 miliar), serta CarHub Australia yang menyumbang US$50.000 (sekitar Rp831 juta).
Keberanian Ahmed juga menuai pujian dari Perdana Menteri Australia.
"Kita melihat warga Australia hari ini berlari menerjang bahaya demi menolong orang lain. Mereka adalah pahlawan, dan keberanian mereka telah menyelamatkan nyawa,” kata Albanese dalam konferensi pers.