PMI asal Malang tewas peluk bayi majikan dalam kebakaran Hong Kong, korban WNI terus bertambah
Bayi tersebut dikabarkan selamat dari tragedi itu.
HONG KONG: Tragedi kebakaran maut di Wang Fuk Court, Tai Po, Hong Kong, ikut mengguncang tanah air—terutama Malang.
Erawati, Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Dampit, Malang, menjadi salah satu korban tewas yang ditemukan di lokasi kejadian.
Ia ditemukan meninggal sambil memeluk bayi majikannya, yang dikabarkan berhasil selamat.
Dinas Tenaga Kerja Kabupaten Malang memastikan Erawati terdaftar dalam Sistem Komputerisasi Pelayanan, Penempatan, dan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (SISKOP2MI)
Keluarga juga sudah menerima kabar duka itu.
Dilansir detikJatim, Senin (1/12), proses pemulangan jenazah masih menunggu prosedur otopsi dan aturan dua negara.
"Informasinya, bayinya masih selamat," kata Kepala Bidang Penempatan Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Malang Tri Darmawan.
KORBAN WNI TERUS BERTAMBAH
Erawati bukan satu-satunya. Hingga 30 November 2025, pemerintah Indonesia mengonfirmasi total 9 WNI meninggal dunia dan 3 luka-luka dalam kebakaran yang melalap tujuh menara apartemen dan menewaskan 146 orang — menjadikannya kebakaran permukiman paling mematikan di Hong Kong.
Korban-korban tersebut seluruhnya merupakan PMI sektor domestik.
Data terbaru yang diterima Kemlu dari Hong Kong Police Force mencatat tambahan dua WNI tewas dan satu terluka per 30/11 pukul 12.20 HKT.
KJRI Hong Kong menghitung ada sekitar 140 PMI yang bekerja di kawasan Wang Fuk Court di mana 61 orang sudah dikonfirmasi keberadaannya.
79 WNI masih dalam proses pelacakan dan verifikasi kondisi.
Identifikasi jenazah terus berjalan. Beberapa korban sudah dikenali, namun sebagian kemungkinan membutuhkan pencocokan DNA keluarga agar prosesnya lebih cepat.
Juru bicara Kemlu RI, Yvonne Mewengkang, menyebut tim Family Engagement dikerahkan khusus untuk mengawal pemulangan jenazah para korban dan memastikan keluarga mendapatkan informasi lengkap.
KJRI Hong Kong menjaga komunikasi terbuka dengan keluarga melalui telepon dan panggilan video.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.