Singapura memilih: Pemungutan suara 2,75 juta warga dimulai pada Pemilu 2025
Perhitungan suara akan dilaksanakan mulai pukul 19.00 WIB dan hasil pemilihan bagi setiap dapil diperkirakan akan selasai diumumkan pada Sabtu malam atau Minggu dini hari.
Pengamanan ketat di sekitar tempat pemungutan suara simulasi di Departemen Pemilihan Umum Singapura. (Foto arsip: CNA/Syamil Sapari)
SINGAPURA: Jutaan warga Singapura berbondong-bondong menuju ke tempat pemungutan suara pada Sabtu (3/5), dalam rangka Pemilihan Umum ke-14 Negeri Merlion.
Sebanyak 206 kandidat dari 11 partai politik, termasuk dua calon independen, akan bersaing memperebutkan 92 kursi di 32 daerah pemilihan.
Petahana Partai Tindakan Rakyat (PAP) telah mengamankan lima kursi sebelumnya setelah menang tanpa lawan di Dapil Perwakilan Berkelompok (GRC) Marine Parade-Braddell Heights.
Dari 32 daerah pemilihan, 17 merupakan GRC dengan empat hingga lima anggota parlemen, sedangkan 15 lainnya adalah Dapil Perwakilan Tunggal (SMC).
Sekitar 2,75 juta warga berhak memberikan suara pada Pemilu 2025, meningkat lebih dari 100.000 orang dibandingkan jumlah pemilih 2,65 juta pada Pemilu 2020.
Tempat pemungutan suara dibuka pada Sabtu pagi, tepatnya pukul 08.00 waktu Singapura (07.00 WIB), setelah sembilan hari masa kampanye. Setelah pembatasan COVID-19 pada 2020, kampanye langsung terbuka kembali dilangsungkan pada Pemilu 2025.
Pemilu ini adalah yang pertama bagi Sekretaris Jenderal PAP Lawrence Wong sejak ia menjabat sebagai Perdana Menteri tahun lalu. Isu-isu utama yang menjadi perhatian pemilih mencakup perumahan, kondisi ekonomi, serta lonjakan biaya hidup.
Lima daerah pemilihan menghadapi persaingan antara lebih dari dua partai, dengan pertarungan tersengit antara empat partai di GRC Tampines.
Tempat pemungutan suara akan ditutup pada pukul 20.00 waktu Singapura (19.00 WIB).
Perhitungan suara kemudian akan dilaksanakan dan hasil pemilihan bagi setiap dapil akan diumumkan satu per satu hingga selesai, kemungkinan pada Sabtu malam atau Minggu dini hari.
PAP bertanding di seluruh 92 kursi yang tersedia. Oposisi utamanya, Partai Pekerja (WP), mencalonkan kandidat di 26 kursi.
Partai-partai oposisi lainnya adalah sebagai berikut:
-
Titik Merah Bersatu (RDU): 15 kursi
-
Aliansi Rakyat untuk Reformasi (PAR): 13 kursi
-
Partai Singapura Maju (PSP): 13 kursi
-
Partai Demokratik Singapura (SDP): 11 kursi
-
Partai Solidaritas Nasional (NSP): 10 kursi
-
Partai Kekuatan Rakyat (PPP): 10 kursi
-
Partai Rakyat Singapura (SPP): 5 kursi
-
Partai Persatuan Singapura (SUP): 5 kursi
-
Aliansi Demokratik Singapura (SDA): 4 kursi
Dua daerah pemilihan tunggal—Radin Mas SMC dan Mountbatten SMC—juga memiliki dua calon independen, yaitu Darryl Lo dan Jeremy Tan.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.