Skip to main content
Iklan

Asia

Keajaiban, satu penumpang selamat dalam kecelakaan pesawat Air India

Vishwash Kumar Ramesh adalah satu-satunya penumpang yang selamat dari insiden jatuhnya pesawat Air India. Insiden itu menewaskan 241 penumpang dan awak pesawat.

Keajaiban, satu penumpang selamat dalam kecelakaan pesawat Air India

Bagian belakang pesawat Air India Boeing 787 Dreamliner yang jatuh di Ahmedabad, India, 12 Juni 2025. (Foto: Central Industrial Security Force via X/Handout via REUTERS)

13 Jun 2025 09:20AM (Diperbarui: 13 Jun 2025 11:10AM)

NEW DELHI: Keajaiban terjadi dalam insiden jatuhnya pesawat Air India pada Kamis (12/6). Seorang penumpang menjadi satu-satunya yang selamat dalam kecelakaan tersebut, keluar tanpa mengalami luka yang berarti.

Pria itu adalah Vishwash Kumar Ramesh, warga Inggris pada penerbangan AI171 tujuan bandara Gatwick, London. Dari 242 orang penumpang di dalamnya, hanya dia yang berhasil hidup.

Dalam video yang tersebar di media sosial, Ramesh terlihat masih bisa berjalan menuju ambulans yang kemudian membawanya ke rumah sakit di Ahmedabat, Gujarat, India.

Pada pesawat Boeing 787 Dreamliner yang nahas itu, Ramesh duduk di bangku nomor 11A, bagian depan pesawat tepat di belakang kelas bisnis.

"Dia berada dekat pintu darurat dan berhasil keluar dengan melompat dari pintu itu," kata Vidhi Chaudhary, polisi senior di Ahmedabad kepada media.

Versi lain disampaikan oleh petugas medis yang mengaku diceritakan langsung oleh Ramesh. Dia mengatakan bahwa sesaat setelah lepas landas, pesawat yang ditumpanginya menukik dan tiba-tiba terbelah dua, Ramesh terlempar keluar sebelum ledakan terjadi.

Dalam wawancara dengan media lokal Hindustan Times, Ramesh mengaku tidak ingat bagaimana dia bisa selamat.

"Tiga puluh detik setelah lepas landas, ada suara kencang, dan pesawat jatuh. Semua terjadi begitu cepat," kata pria 40 tahun ini kepada Hindustan Times, berbicara dari rumah sakit.

"Saat saya berdiri, ada banyak mayat di sekitar saya. Saya takut, lalu berlari. Puing-puing pesawat juga ada di sekitar saya. Seseorang menarik saya dan membawa saya ke ambulans," lanjut dia lagi.

Dr Dhaval Gameti yang merawat Ramesh mengatakan pria itu kini mengalami disorientasi dan beberapa luka di sekujur tubuhnya. "Tapi dia tidak apa-apa," kata Gameti.

Ramesh yang telah tinggal 20 tahun di Inggris dalam perjalanan pulang setelah mengunjungi keluarganya di India. Saudaranya di Leicester, Nayan Kumar, 27, mengaku terkejut mendengarkan kecelakaan tersebut.

"Kami sangat terkejut begitu mendengarnya. Saya terakhir berbicara dengannya kemarin pagi. Kami sangat terpukul, sangat terpukul. Dia berkata: 'Saya tidak tahu bagaimana bisa keluar dari pesawat'," kata Kumar, dilansir The Guardian.

Pihak Air India belakangan juga mengonfirmasikan bahwa Ramesh adalah satu-satunya yang selamat dalam insiden tersebut. Selain para penumpang dan awak kabin, insiden itu juga dilaporkan menewaskan warga karena pesawat menabrak sebuah asrama dokter.

Dari 242 penumpang dan awak di dalamnya, sebanyak 217 adalah orang dewasa, 11 anak-anak dan dua balita. Dalam manifest, diketahui 169 penumpang adalah warga India, 53 warga Inggris, tujuh portugal dan satu Kanada.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: CNA/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan