Skip to main content
Iklan

Asia

Kapal feri pengangkut 352 orang tenggelam di Filipina, sedikitnya 15 tewas

Sedikitnya 28 orang masih belum ditemukan, upaya pencarian oleh tim SAR masih dilakukan.

 

Kapal feri pengangkut 352 orang tenggelam di Filipina, sedikitnya 15 tewas

Kapal MV Trisha Kerstin 3, yang mengangkut 342 penumpang, sedang berlayar dari Kota Zamboanga menuju Pulau Jolo ketika tenggelam pada 26 Januari 2026. (Gambar: Facebook/Daryll Canillo)

26 Jan 2026 11:02AM (Diperbarui: 26 Jan 2026 02:31PM)

Sebuah kapal feri yang mengangkut lebih dari 350 orang tenggelam pada Senin (26/1) dini hari di Filipina selatan, menewaskan sedikitnya 15 penumpang, 28 orang lainnya masih hilang.

Kecelakaan terjadi pada pukul 01.50 waktu setempat ketika kapal penumpang MV Trisha Kerstin 3 berlayar menuju Jolo di Provinsi Sulu dari Zamboanga. Penjaga Pantai Filipina (PCG) mengatakan kapal tersebut beroperasi sesuai kapasitas penumpang yang diizinkan, yakni 352 orang, terdiri dari 332 penumpang dan 27 awak.

Pencarian korban masih terus dilakukan oleh tim SAR. Perairan yang tenang saat ini telah mempermudah upaya penyelamatan, kata Komandan Penjaga Pantai Distrik Mindanao Selatan, Romel Dua, melalui sambungan telepon kepada Reuters. Ia mengatakan 28 orang masih dinyatakan hilang.

Dua menambahkan, penyelidikan sedang dilakukan untuk mengetahui penyebab kecelakaan. Pesawat dan kapal militer telah dikerahkan untuk membantu upaya penyelamatan.

Gubernur Provinsi Kepulauan Basilan, Mujiv Hataman, membagikan video dari lokasi kejadian di Pelabuhan Isabela, Mindanao, melalui Facebook. Rekaman tersebut memperlihatkan para penyintas diturunkan dari kapal, sebagian dibalut selimut termal dan lainnya diangkut dengan tandu.

Hataman mengatakan kepada radio DZBB bahwa sebagian besar penyintas dalam kondisi baik, namun beberapa penumpang lanjut usia memerlukan perawatan medis darurat. Ia menambahkan, otoritas masih mencocokkan daftar penumpang seiring berlanjutnya operasi penyelamatan.

Puluhan orang meninggal setiap tahun akibat kecelakaan feri di Filipina, negara dengan lebih dari 7.000 pulau.

Banyak warga mengandalkan kapal dan perahu murah dengan regulasi yang lemah untuk transportasi antarpulau, meski kecelakaan terjadi secara berkala.

Pada 2023, lebih dari 30 orang tewas ketika kebakaran melanda sebuah kapal feri di Filipina selatan.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Reuters/da

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan