Kondisi kabut asap memburuk di Malaysia dan Singapura, kualitas udara tidak sehat
Ini pertama kalinya dalam tujuh tahun kualitas udara di seluruh wilayah Singapura masuk kategori tidak sehat.
Kondisi berkabut asap di Merlion Park pada 15 September 2026. (FOTO: CNA/Mak Jia Kee)
Kondisi kabut asap dilaporkan semakin memburuk di sebagian wilayah Singapura dan Malaysia akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Indonesia.
Kualitas udara di Singapura pada Selasa (15/9) pagi memburuk, dengan kelima wilayah mencatat tingkat tidak sehat.
Ini pertama kalinya dalam tujuh tahun, sejak September 2019, kualitas udara di seluruh wilayah Singapura masuk kategori tidak sehat.
Pada pukul 06.00, Pollutant Standards Index (PSI) 24 jam di wilayah tengah Singapura mencapai 154.
PSI 101 hingga 200 masuk kategori "tidak sehat", sementara angka 201 hingga 300 tergolong "sangat tidak sehat", dan di atas 300 masuk kategori "berbahaya".
Wilayah utara menjadi yang terakhir dari lima wilayah yang mencatat kualitas udara tidak sehat, dengan PSI mencapai 104 pada pukul 06.00. Empat wilayah lainnya sudah mencatat tingkat tidak sehat pada Senin malam.
Dalam berbagai tangkapan kamera jurnalis CNA, terlihat warga Singapura harus berada di tengah kepungan kabut asap, termasuk di kawasan yang ramai wisatawan.
Hingga Selasa sore, angka PSI 24 jam terbaru dari National Environment Agency (NEA) tidak banyak berubah. Pada pukul 17.00, wilayah tengah tetap mencatat angka tertinggi sebesar 133, disusul wilayah barat 116 dan timur 114.
Sementara itu, PSI di wilayah selatan dan utara masing-masing tetap 94 dan 92.
Sebelumnya pada 9 September, NEA mengimbau warga, terutama lansia, ibu hamil dan anak-anak mengurangi aktivitas fisik berat atau berkepanjangan di luar ruangan saat kualitas udara berada di level tidak sehat. Sementara penderita penyakit paru-paru atau jantung kronis disarankan tidak keluar rumah.
NEA sebelumnya pada Senin memperkirakan PSI 24 jam berada di kisaran atas kategori sedang hingga pertengahan kategori tidak sehat.
NEA menyatakan asap kebakaran dengan intensitas sedang hingga pekat dari Kalimantan terbawa ke Singapura setelah arah angin berubah dan bertiup dari timur-tenggara. Sebagian kabut asap juga terbawa dari Sumatra bagian selatan.
"Kondisi kering diperkirakan terjadi di Singapura dan kawasan sekitarnya dalam beberapa hari mendatang. Dengan angin diperkirakan terus bertiup dari tenggara hingga timur-tenggara, Singapura kemungkinan akan terdampak kabut asap," kata NEA.
KUALITAS UDARA MEMBURUK DI MALAYSIA
Malaysia mencatat kualitas udara "tidak sehat" di 38 wilayah pada Selasa pagi, dengan Sarawak yang terparah diselimuti kabut asap.
Stasiun pemantauan di Serian, Sarawak, mencatat Indeks Pencemaran Udara (API) 188, tertinggi di Malaysia hingga pukul 08.45, menurut Departemen Lingkungan Hidup di bawah Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan Malaysia.
Dalam skala API Malaysia, angka 0 hingga 50 masuk kategori baik, 51 hingga 100 sedang, 101 hingga 200 tidak sehat, 201 hingga 300 sangat tidak sehat, dan di atas 300 berbahaya.
Kondisi ini terjadi lebih dari sepekan setelah Serian menjadi distrik pertama di Malaysia tahun ini yang menetapkan status darurat setelah API melampaui 500 pada 4 September. Status itu dicabut tiga hari kemudian setelah kualitas udara membaik hingga keluar dari kategori berbahaya.
Setelah Serian, Johan Setia di Selangor mencatat API tertinggi kedua sebesar 183.
Sementara itu, Johor memiliki wilayah terbanyak dengan API tidak sehat pada Selasa pagi, termasuk Pasir Gudang 172, Larkin 169, dan Tangkak 166, menurut Malay Mail.
Kawasan Lembah Klang di Selangor juga terdampak parah, dengan API di atas 150 di sejumlah wilayah, termasuk Cheras di Kuala Lumpur 170, Shah Alam 167, dan Putrajaya 165.
API tinggi juga tercatat di wilayah lain, mencapai 167 di Nilai, Negeri Sembilan, dan 163 di Samarahan, Sarawak.
Sarawak, yang berbatasan dengan Indonesia di Pulau Kalimantan, termasuk negara bagian Malaysia yang paling parah terdampak kabut asap lintas batas akibat karhutla di Indonesia.
Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.