Skip to main content
Iklan

Asia

Gelombang panas melanda Jepang dengan suhu tertinggi pernah tercatat

Pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan sengatan panas di Tokyo setelah suhu mencapai titik tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 41,8 derajat Celcius, pada hari Selasa.

Gelombang panas melanda Jepang dengan suhu tertinggi pernah tercatat

Para pengunjung di sepanjang Jalan Nakamise di distrik Asakusa, sebuah tempat wisata populer, saat pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan sengatan panas di Tokyo dan prefektur lainnya akibat gelombang panas, di Tokyo, Jepang, pada 5 Agustus 2025. (Foto: Reuters/Issei Kato)

06 Aug 2025 11:05AM (Diperbarui: 06 Aug 2025 11:06AM)

TOKYO: Jepang mencatat suhu tertinggi sepanjang sejarah, yaitu 41,8 derajat Celcius, pada hari Selasa (5/8), yang mendorong pemerintah untuk mengimbau penduduknya agar tetap di dalam ruangan. 

Ia juga berjanji mengambil langkah-langkah untuk mengurangi kerusakan akibat cuaca pada tanaman padi.

Kota Isesaki di bagian timur, di Prefektur Gunma, mencatat rekor tersebut, melampaui rekor tertinggi sebelumnya, yaitu 41,2 derajat Celcius, yang tercatat minggu lalu di kota Tamba di bagian barat, Prefektur Hyogo, menurut badan meteorologi Jepang.

Sejauh musim panas ini, lebih dari 53.000 orang telah dibawa ke rumah sakit karena sengatan panas, menurut Badan Penanggulangan Bencana dan Kebakaran.

"Hari ini sangat panas," kata Takeshi Ishikawa, seorang pekerja otomotif berusia 63 tahun, yang sedang mengisi botol airnya di sebuah air mancur di pusat kota Tokyo.

"Jika suhunya mencapai 42 derajat, itu akan lebih panas daripada air mandi yang saya siapkan pada suhu 40 derajat."

Para pengunjung di distrik Asakusa, sebuah tempat wisata populer, ketika pemerintah Jepang mengeluarkan peringatan sengatan panas di Tokyo dan prefektur lainnya akibat gelombang panas, di Tokyo, Jepang, pada 5 Agustus 2025. (Foto: Reuters/Issei Kato)

RECOR TERTINGGI PADA JULI 

Suhu rata-rata di seluruh Jepang terus meningkat setelah mencapai rekor tertinggi pada bulan Juli untuk tahun ketiga berturut-turut, sementara wilayah timur laut di sepanjang Laut Jepang mengalami tingkat curah hujan yang sangat rendah, yang menimbulkan kekhawatiran atas panen padi.

Suhu tinggi telah menyebabkan wabah walang sangit di beberapa daerah penghasil padi, bahkan ketika pemerintah akan secara resmi mengadopsi kebijakan baru pada hari Selasa untuk meningkatkan produksi padi guna mencegah kekurangan di masa mendatang.

"Kita perlu bertindak cepat dan tanggap terhadap krisis untuk mencegah kerusakan" akibat suhu tinggi, ujar Menteri Pertanian Shinjiro Koizumi dalam konferensi pers. Pemerintah akan menawarkan dukungan untuk pengendalian hama dan langkah-langkah penanggulangan kekeringan, ujarnya.

Panas ekstrem pada tahun 2023 telah merusak kualitas beras, menyebabkan kekurangan akut tahun lalu yang diperparah oleh kesalahan pemerintah dalam membaca penawaran dan permintaan. Hal ini menyebabkan harga pangan pokok yang sangat penting ini mencapai rekor tertinggi, yang menyebabkan krisis nasional.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: AGENCIES/ih

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan