Skip to main content
Iklan

Asia

Dewi Soekarno lepas status WNI demi dirikan partai dan nyaleg sebagai anggota parlemen Jepang

Partai yang diberi nama 12 Heiwa To itu menjadikan isu kesejahteraan hewan sebagai agenda utamanya.

Dewi Soekarno lepas status WNI demi dirikan partai dan nyaleg sebagai anggota parlemen Jepang
Mantan Ibu Negara Indonesia Dewi Soekarno (Instagram/Dewi Soekarno)
17 Feb 2025 11:07AM (Diperbarui: 21 Feb 2025 10:30AM)

TOKYO:  Naoko Nemoto alias Ratna Sari Dewi Soekarno, baru saja mengumumkan pembentukan partai politik baru di Jepang yang berfokus pada perlindungan hewan.

Partai tersebut diberi nama 12 Heiwa To dan menjadikan isu kesejahteraan hewan sebagai agenda utamanya.

Dalam rangka mendirikan partai ini, istri keenam Presiden pertama Indonesia, Soekarno, memutuskan melepaskan kewarganegaraan Indonesia yang telah disandangnya selama 63 tahun.

Dewi Soekarno juga berencana mencalonkan diri sebagai anggota Majelis Tinggi parlemen Jepang dalam pemilihan umum (pemilu) musim panas tahun ini, setelah kembali mendapatkan status kewarganegaraan Negeri Sakura.

"Tujuan saya adalah menciptakan masyarakat di mana manusia, anjing, dan kucing dapat hidup berdampingan. Saya akan mengambil pendekatan politik yang berbeda dari partai-partai yang ada saat ini. Saya ingin mengajak masyarakat untuk memahami kebahagiaan sejati dan kekayaan spiritual dari mencintai anjing serta kucing," ucapnya dalam konferensi pers dikutip dari NHK News, Minggu (16/2).

Ia dengan terbuka menyatakan dilemanya dengan keputusan yang mungkin akan mengecewakan warga Indonesia namun juga menggarisbawahi pengalaman politiknya dengan krisis dan kudeta ketika mendampingi Bung Karno sebagai Ibu Negara RI. 

PARTAI PERLINDUNGAN HEWAN

Dalam bahasa Jepang, Heiwa berarti perdamaian, sementara angka 12 dibaca sebagai "wan-nyan", yang merupakan gabungan onomatope suara anjing yang menggonggong dan kucing menangis.

Salah satu platform partai yang berwarna biru muda itu adalah penghapusan eutanasia bagi anjing dan kucing serta mendorong undang-undang yang melarang konsumsi daging anjing dan kucing.

Partai ini berencana mencalonkan 20 hingga 30 kandidat dan menargetkan memenangkan sekitar 2 hingga 3 kursi.

Dewi Soekarno sendiri dikenal sebagai pecinta binatang.

Ia pernah memelihara 16 ekor anjing. Tidak ketinggalan, ia aktif memberikan kuliah umum serta menyuarakan petisi perlindungan terhadap hewan.

Meski telah memasuki usia 85 tahun, perempuan yang selalu terlihat cantik dan awet muda itu tetap aktif dalam berbagai bidang, termasuk bisnis dan dunia hiburan.

Ia juga merupakan seorang YouTuber dengan kanal @lady.dewichannel yang memiliki 296.000 pengikut.

Saat ini, ia lebih banyak menghabiskan waktunya di Tokyo.

Sejak menikah dengan Presiden Soekarno pada tahun 1962, Dewi Soekarno menjadi Warga Negara Indonesia (WNI).

Status tersebut membuatnya tidak memiliki hak pilih di Jepang.

Di tengah persiapannya memasuki panggung politik Jepang, Dewi Soekarno belum lama ini menjadi sorotan karena kasus hukum.

Ia dijatuhi denda sebesar 29 juta yen (Rp3,05 miliar) oleh Pengadilan Buruh Jepang atas kasus pemutusan hubungan kerja (PHK) terhadap dua mantan karyawannya.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Others/ew

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan