Skip to main content
Iklan

Asia

BYD tarik lebih dari 180.000 mobil listrik di China karena cacat pada pedal rem

Penarikan dilakukan pada mobil listrik seri Qin dan Tang yang diproduksi antara 2014 dan 2022. Cacat pada pedal rem berisiko membuat komponen tersebut retak atau terlepas.

 BYD tarik lebih dari 180.000 mobil listrik di China karena cacat pada pedal rem

Logo BYD terpampang pada sebuah mobil listrik di sebuah dealer di Reze, dekat Nantes, Prancis, pada 27 Maret 2025. (Foto arsip: Reuters/Stephane Mahe)

BEIJING: Regulator pasar China pada Jumat (18/9) mengatakan, produsen kendaraan listrik (EV) BYD akan segera menarik lebih dari 180.000 mobil listrik di negara itu untuk memperbaiki cacat produksi pada komponen pedal rem.

Penarikan kembali mencakup 183.211 kendaraan seri Qin dan Tang yang diproduksi antara 2014 dan 2022. Cacat pada sejumlah bantalan penahan pedal rem berisiko membuat komponen tersebut retak atau terlepas seiring waktu.

Dalam kondisi ekstrem, cacat itu dapat membuat lampu rem terus menyala meski pedal tidak diinjak, sehingga berpotensi membingungkan pengguna jalan lain dan menimbulkan risiko keselamatan, kata Administrasi Negara untuk Regulasi Pasar China.

Dalam laporan kepada regulator, BYD mengatakan akan mengganti komponen yang terdampak secara gratis melalui diler resmi.

Secara terpisah, produsen EV China Nio menarik 686 kendaraan listrik bermerek Firefly karena cacat produksi pada komponen sistem kemudi, kata regulator.

Dalam kondisi ekstrem, cacat tersebut dapat menyebabkan hilangnya bantuan power steering. Nio akan memeriksa kendaraan yang terdampak dan mengganti rangkaian kabel yang bermasalah secara gratis.

Ikuti saluran WhatsApp CNA Indonesia untuk dapatkan berita menarik lainnya. Pastikan fungsi notifikasi telah dinyalakan dengan menekan tombol lonceng.

Source: Reuters/da(ar)

Juga layak dibaca

Iklan
Iklan